Grid.ID - Kabar Lula Lahfah meninggal dunia secara mendadak memang sempat menggegerkan publik belakangan. Terbaru, pihak kepolisian juga mengaku menemukan tabung whip cream di lokasi sang influencer tewas.
Penemuan itu pun sontak dibawa karena menjadi salah satu barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian. Usut punya usut, hal itu digunakan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo, mengatakan seluruh barang bukti, termasuk tabung whip cream akan dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim Polri untuk diperiksa secara ilmiah.
"Penyidik melakukan pemeriksaan laboratoris terhadap beberapa barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara. Saat ini barang-barang tersebut sudah dikirim ke Labfor Bareskrim Polri," ujar Andaru dikutip Grid.ID dari Tribunnews.com, Rabu (28/1/2026).
Lebih lanjut, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo juga meminta publik untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan dan hasil dari labfor gas whip cream (whip pink gas).
"Mohon bersabar, nanti akan disampaikan secara komprehensif setelah fakta-fakta kita kumpulkan," imbuhnya.
Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo menyebut nantinya hasil dari uji labfor akan disampaikan langsung oleh ahli. Hal ini guna meminimalisir terjadinya kesimpangsiuran informasi dalam kasus Lula Lahfah meninggal dunia.
"Ini tidak bisa disampaikan secara sepotong-sepotong. Penyidik sedang bekerja, kami mohon waktu," ujar Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo.
Tak berhenti sampai di situ, penyidik masih akan terus menggali keterangan dari para saksi, termasuk tenaga medis yang sempat diketahui berada di tempat kejadian.
Nantinya, polisi akan mencoba mencocokan keterangan saksi, temuan di lokasi, hingga rekaman kamera pengawas (CCTV).
Sementara itu, dalam kasus Lula Lahfah meninggal dunia, sebelumnya pihak kepolisian akan memeriksa tujuh orang saksi yang dilakukan pada Senin (26/1/2026).
Dimana saksi-saksi yang dimintai keterangan mulai dari asisten pribadi, asisten rumah tangga (ART), sopir pribadi, dokter pribadi, pihak rumah sakit tempat Lula pernah dirawat, serta kekasihnya, Reza Arap.
Dilansir dari Kompas.com, terungkap pula saat dilakukan pemeriksaan awal tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh Lula Lahfah. Namun ditemukan obat dan surat jalan dari RSPI di lokasi kejadian.
"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih.
Tak berhenti sampai di situ, Reza yang juga jadi saksi sempat dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan pada Senin harinya tetapi sempat meminta meminta penundaan hingga sore hari. Namun, hingga Selasa (27/1/2026) pukul 00.00 WIB dini hari, Reza belum juga hadir di Mapolres Jakarta Selatan. (*)
Artikel Asli




