STRATEGI FINANSIAL INDONESIA 2026: Optimisme di Tengah Ketidakpastian

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Proyeksi terbaru Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan global akan melambat ke 2,6% pada 2026 dibandingkan 2,7% pada tahun sebelumnya. Di tengah perlambatan tersebut, Indonesia diperkirakan tetap solid dan tangguh di sekitar 5,0% didukung oleh kombinasi fiskal ekspansif, momentum hilirisasi, dan substitusi impor yang memperkuat basis industri domestik.

Economist PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Hosianna Evalita Situmorang, mencermati bahwa memasuki 2026, perekonomian Indonesia berdiri di atas fondasi yang relatif kuat dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang stabil di kisaran 5% dan inflasi rerata 2,92%, yang masih dalam koridor target Bank Indonesia (BI).

Inflasi yang terkendali memberi ruang bagi BI untuk menurunkan suku bunga acuan 125 basis poin sepanjang 2025, hingga berada di level 4,75%. Kebijakan moneter yang lebih akomodatif ini diharapkan berlanjut, bergantung pada kondisi eksternal dan ekspektasi inflasi. Likuiditas perbankan tetap tinggi, tercermin dari pertumbuhan jumlah uang beredar luas (M2) sebesar 9,6% YoY di tengah laju pertumbuhan kredit sebesar 9,7% YoY. 

Transmisi kebijakan moneter berjalan efektif. Rupiah memang sempat tertekan ke level Rp16.900 per dolar AS, namun masih menunjukkan ketahanan berkat surplus perdagangan dan carry window yang konstruktif dari harga emas yang tinggi.

Dari sisi fiskal, pemerintah menunjukkan akselerasi dengan berbagai program yang turut memperkuat daya beli masyarakat dan memperluas basis konsumsi. Realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp1.931 triliun, tumbuh 12,7% YoY, dengan lebih dari 2,71 juta lapangan kerja tercipta. Hilirisasi muncul sebagai motor utama dengan kontribusi Rp584 triliun (+43,3% YoY) dipimpin oleh nikel, tembaga, bauksit, dan sektor perkebunan. 

Sektor otomotif sebagai tulang punggung ekonomi menggeliat seiring pergeseran preferensi konsumen ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan, yang akan didorong lebih jauh oleh insentif fiskal, peluncuran model baru, serta segmen harga Rp140 juta-Rp375 juta sebagai target usulan stimulus otomotif 2026. Penjualan motor diperkirakan solid di 6,6 juta unit dan ke depan, elektrifikasi membuka peluang pembiayaan bank, dan pembiayaan bank memperluas multiplier ke sektor keuangan.

Meski risiko global masih membayangi dari fragmentasi perdagangan dan melambatnya permintaan domestik China, namun Indonesia memiliki bantalan yang kuat seiring dengan kenaikan harga komoditas unggulan ekspor Indonesia seperti nikel, tembaga, dan CPO di pasar global. 

Memasuki 2026, arah kebijakan fiskal dan investasi Indonesia makin jelas. Pemerintah menargetkan investasi Rp2.175 triliun dengan fokus hilirisasi mineral, energi baru terbarukan, dan ekonomi digital yang mengarah pada transformasi ekonomi Indonesia menuju struktur yang lebih tangguh dan bernilai tambah tinggi.

Program unggulan seperti proyek smelter aluminium di Mempawah, stainless steel slab di Morowali, modul surya di Batang, dan proyek Waste‑to‑Energy di 34 kota akan memperkuat ketahanan energi, sementara Proyek Kampung Haji di Mekkah memperluas ekosistem halal dan meningkatkan standar pelayanan publik. Semua ini bermuara pada penciptaan lebih dari tiga juta pekerjaan baru, peningkatan daya beli masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi yang solid di kisaran 5%–5,6%. 

Danantara Indonesia, sebagai Sovereign Wealth Fund, memastikan 18 proyek hilirisasi senilai Rp600 triliun siap dijalankan tahun ini, membidik program Biodiesel 50% (B50), hilirisasi kelapa, dan rantai pergudangan beku terpadu seafood. Seluruh proyek tersebut diperkirakan menciptakan ratusan ribu lapangan kerja yang menjaga daya beli domestik.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BNPB Catat Rentetan Bencana Karhutla dan Angin Kencang dalam 24 Jam Terakhir
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
TNI Harap Masalah Tukang Es Kue Jadul di Jakpus Tak Berlarut: Salah Paham
• 20 jam laludetik.com
thumb
Kovac tegaskan Dortmund fokus hadapi Inter Milan
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Larangan Truk ODOL, Aspadin Putar Otak Kurangi Risiko Kenaikan Ongkos Logistik
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
28 Perusahaan Dicabut Izin Usai Bencana Sumatera, Satgas PKH Data Pelanggaran
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.