FAJAR, MAKASSAR – Hari pertama pelaksanaan Pameran Pendidikan dan Inovasi Expo 2026 yang digelar di Phinisi Ballroom, Claro Hotel Makassar, Selasa (27/1/2026), booth yang paling ramai dikunjungi adalah Booth Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Dengan identitas visual khas berwarna hijau serta desain booth yang informatif dan interaktif, UMI berhasil menarik perhatian pengunjung.
Arus kunjungan tampak terus mengalir, dengan para pelajar aktif mencoba berbagai wahana sekaligus berdiskusi langsung dengan tim UMI.
Daya tarik utama Booth UMI pada hari pertama ini adalah pameran karya inovatif dosen dan mahasiswa, di antaranya permainan angklung berbasis Kodali Hand Sign serta teknologi Virtual Reality (VR).
Inovasi tersebut tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan pengalaman pembelajaran yang kreatif dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan generasi pelajar saat ini.
Antusiasme pengunjung terlihat jelas saat para siswa mencoba langsung teknologi VR dan wahana interaktif lainnya, sembari mengajukan pertanyaan seputar program studi, fasilitas perkuliahan, serta peluang pengembangan diri di UMI.
Layanan informasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) juga dipadati pengunjung dan dilayani oleh Duta UMI, mahasiswa berprestasi, serta mahasiswa internasional.
Rektor UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keikutsertaan UMI dalam Expo Pendidikan dan Inovasi LLDikti Wilayah IX 2026 merupakan momentum strategis untuk mendekatkan institusi pendidikan tinggi dengan calon mahasiswa dan masyarakat luas.
“Melalui booth ini, kami ingin menghadirkan pengalaman nyata tentang atmosfer akademik UMI, mulai dari inovasi dosen dan mahasiswa, layanan informasi pendidikan, hingga layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh pengunjung,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX, Dr. Andi Luan, yang menilai partisipasi UMI mencerminkan wajah pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Booth UMI menunjukkan bagaimana perguruan tinggi tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada inovasi, teknologi, dan pelayanan langsung kepada masyarakat. Ini sejalan dengan semangat Expo Pendidikan dan Inovasi 2026 yang ingin mendekatkan kampus dengan generasi muda,” ungkapnya.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. Andi Darmawan, menilai kehadiran UMI memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Selatan.
“Apa yang ditampilkan UMI mencerminkan peran strategis perguruan tinggi dalam pembangunan daerah. Inovasi, layanan kesehatan gratis, serta edukasi kepada pelajar menjadi bukti bahwa kampus dapat hadir langsung memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Suasana booth semakin semarak dengan beragam aktivitas interaktif, seperti permainan mini golf, darts, kompetisi Mobile Legends, serta pembagian door prize berupa sepeda, telepon genggam, dan hadiah menarik lainnya.
Sorak sorai pelajar kerap terdengar setiap kali permainan berlangsung maupun saat pengumuman pemenang.
Tidak hanya menghadirkan hiburan edukatif, Booth UMI juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan kesehatan umum serta kesehatan gigi dan mulut yang dilayani oleh Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UMI.
Layanan ini mendapat respons positif dan dimanfaatkan secara optimal oleh pengunjung.
Pameran Pendidikan dan Inovasi Expo 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 29 Januari 2026 dan diperkirakan akan terus menarik kunjungan pelajar dari Kota Makassar serta Kabupaten Maros dan Gowa. (wis)




