Sejak pertama kali ditampilkan ke publik di pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, Toyota Veloz Hybrid langsung mendapat respons positif dari pasar.
Hingga akhir Desember 2025, total pemesanan mobil keluarga ramah lingkungan tersebut tercatat mencapai 4.000 unit.
Dari total Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang masuk, varian V menjadi tipe yang paling banyak dipilih konsumen. Komposisinya bahkan mendominasi mayoritas pemesanan dibandingkan varian lain yang tersedia.
“Dari total pemesanan, 60 persen di antaranya adalah tipe V, setelah itu masih ada varian tipe lain. Jadi yang 40 persen sisanya itu terbagi ke sana,” ujar Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, saat ditemui di acara Toyota di kawasan Jakarta Selatan, Senin (26/1).
Menariknya, tingginya minat terhadap tipe V bukan semata karena faktor harga yang terjangkau. Toyota menilai, varian tersebut dipilih karena dinilai sudah mampu menjawab kebutuhan mobilitas sebagian besar konsumen.
Dalam artian telah dilengkapi kelengkapan fitur dasar yang memadami untuk keluarga seperti head unit layar sentuh hingga ketersediaan kamera mundur, sehingga coock bagi konsumen yang ingin teknologi hybrid terjangkau.
“Harga mungkin salah satu faktor penting mengapa pelanggan memilihnya. Tapi kebutuhan pelanggan juga masih terjawab di tipe tersebut,” tambah Henry.
Dari sisi tampilan, Toyota Veloz Hybrid tidak mengalami sejumlah perbedaan dibandingkan versi konvensionalnya. Identitas elektrifikasi ditandai lewat aksen biru pada emblem Toyota serta badge Hybrid di bagian belakang.
Untuk dapur pacu, Veloz Hybrid mengandalkan mesin bensin 1.500 cc 2NR-VEX empat silinder yang dipadukan sistem hybrid.
Mesin tersebut diklaim menghasilkan tenaga 109,4 hp dan torsi 121 Nm, didukung motor listrik bertenaga 79 hp dengan torsi 141 Nm serta baterai NMC berkapasitas 0,74 kWh.
Harga Toyota Veloz HybridTipe V HV: Rp 299 juta
Tipe Q HV: Rp 335 juta
Tipe Q HV CVT Modellista: Rp 350 juta
Tipe Q HV CVT TSS Modellista: Rp 390 juta.





