TikTok Affiliate kini menjadi salah satu peluang penghasilan online yang banyak diminati di Indonesia. Tanpa modal besar dan tanpa stok barang, siapa pun bisa mulai menghasilkan uang dengan strategi yang tepat dan konsisten.
TikTok Affiliate bahkan tak hanya berkembang sebagai sumber penghasilan tambahan, namun menjelma menjadi suatu industri baru dalam era digital. Agar penghasilan optimal, berikut ini adalah tips menjadi TikTok affiliate handal:
Apa Itu TikTok AffiliateTikTok Affiliate adalah program yang memungkinkan kreator mempromosikan produk dari TikTok Shop dan mendapatkan komisi dari setiap penjualan yang berhasil. Kreator hanya perlu membuat konten video dan mengarahkan penonton untuk membeli melalui keranjang kuning.
Komisi TikTok Affiliate dihitung berdasarkan persentase harga produk yang terjual. Setiap kreator memiliki link atau keranjang unik yang otomatis melacak penjualan. Jika penonton membeli melalui kontenmu, sistem TikTok akan mencatat transaksi dan komisi masuk ke saldo affiliate.
Siapapun Bisa Jadi AffiliateProgram ini cocok untuk pemula, content creator kecil, ibu rumah tangga, mahasiswa hingga pekerja kantoran. Bahkan akun dengan follower sedikit tetap berpeluang menghasilkan order selama kontennya relevan dan menarik.
Syarat Menjadi TikTok AffiliateSebelum mulai menjalankan TikTok Affiliate, ada beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan agar proses berjalan optimal. Berikut ini adalah sejumlah syarat dan persiapan yang harus dipenuhi kreator
Akun TikTok + TikTok ShopKreator perlu memiliki akun TikTok yang aktif dan mendaftar ke TikTok Shop Affiliate. Akun tidak harus besar, tetapi sebaiknya memiliki riwayat posting agar terlihat lebih kredibel di mata audiens dan algoritma.
Niche dan Target AudiensMenentukan niche membantu kreator fokus pada satu jenis audiens. Dengan niche yang jelas, seperti skincare, peralatan rumah atau aksesoris gadget, kreator lebih mudah memilih produk dan membuat konten yang tepat sasaran.
Tips Memilih Produk TikTok Affiliate, Biar Cepat Laku!Pemilihan produk adalah kunci utama keberhasilan TikTok Affiliate. Produk yang tepat akan lebih mudah menghasilkan order meskipun konten sederhana. Berikut sejumlah tips dalam memilih produk untuk ditawarkan sebagai TikTok Affiliate:
Cari Produk Gampang ClosingProduk yang mudah closing biasanya memiliki harga terjangkau, manfaat jelas dan bisa langsung digunakan. Produk problem solving juga cenderung lebih cepat terjual karena audiens merasa membutuhkannya.
Cek Produk TrendingKreator bisa mengecek produk trending melalui TikTok Shop, melihat video affiliate dengan view tinggi atau memperhatikan jumlah penjualan pada halaman produk. Produk dengan penjualan konsisten menandakan adanya demand yang kuat.
Hindari Produk Rawan KomplainHindari produk dengan rating rendah, deskripsi tidak jelas atau ulasan negatif berulang. Produk bermasalah bisa memicu komplain dan menurunkan kepercayaan audiens terhadap akun kreator.
Cara Bikin Konten TikTok Affiliate Banjir CuanKonten yang tepat dapat mengubah penonton menjadi pembeli. Oleh karena itu, format konten perlu disesuaikan dengan perilaku audiens TikTok. Berikut ini tips untuk mengoptimalkan kontenmu sebagai TikTok Affiliate:
Konten Review JujurReview jujur membangun kepercayaan jangka panjang. Sampaikan pengalaman penggunaan produk secara apa adanya agar konten terasa natural dan tidak terlalu jualan.
Teknik Before-after atau DemoKonten before-after atau demo penggunaan produk sangat efektif karena menampilkan hasil nyata. Audiens lebih mudah tertarik ketika melihat perubahan langsung dari produk tersebut.
Lakukan Perbandingan ProdukKonten perbandingan membantu audiens menentukan pilihan. Format ini juga terasa lebih edukatif sehingga meningkatkan peluang penonton bertahan hingga akhir video.
Call To Action, Bikin Orang Klik KeranjangCTA atau call to action berperan besar dalam mendorong penonton melakukan pembelian. Berikut sejumlah tips untuk mengoptimalkan tawaranmu sebagai TikTok Affiliate:
CTA Soft SellingCTA soft selling menggunakan ajakan halus seperti “kalau penasaran, produknya ada di keranjang” atau “aku pakai yang ini, link-nya aku taruh ya”. Cara ini cocok untuk membangun trust.
CTA Hard SellingCTA hard selling lebih tegas dan menekankan urgensi, misalnya “lagi diskon hari ini, langsung klik keranjang sekarang” atau “stok terbatas, jangan sampai kehabisan”.
Strategi Posting Biar Orderan KonsistenKonsistensi posting sangat memengaruhi performa akun TikTok Affiliate. Berikut ini adalah strategi dalam melakukan unggahan agar penontonmu setia melakukan orderan:
Frekuensi UploadPemula disarankan upload 1–3 video per hari agar algoritma TikTok memiliki cukup data untuk membaca performa konten dan audiens.
Jam posting dan TestingJam posting yang umum untuk testing adalah pagi, siang dan malam hari. Setiap akun bisa memiliki jam terbaik yang berbeda, sehingga perlu evaluasi rutin.
Satu Produk, Banyak VideoSatu produk bisa diolah menjadi banyak konten, seperti review, demo, tips penggunaan hingga storytelling. Strategi ini membuat produksi konten lebih efisien.
Kesalahan TikTok Affiliate Pemula, Bikin Sepi Order!Banyak pemula gagal bukan karena produknya buruk, tetapi karena strategi yang kurang tepat. Berikut ini adalah sejumlah kesalahan awam yang sering dilakukan oleh pemula sebagai TikTok Affiliate:
Fokus Produk Mahal Tanpa DemandProduk mahal cenderung sulit dijual jika tidak memiliki demand kuat. Pemula sebaiknya fokus pada produk murah dengan pasar luas.
Video Kebanyakan PromosiKonten yang terlalu promosi sering membuat penonton skip. TikTok lebih menyukai konten yang menghibur atau edukatif sebelum mengarah ke penjualan.
Gagal Optimasi Hook 3 Detik PertamaHook di 3 detik pertama menentukan apakah penonton lanjut menonton atau tidak. Tanpa hook kuat, video sulit perform meskipun produknya bagus.
Evaluasi Konten, Kunci Biar Makin CuanEvaluasi rutin membantu Anda meningkatkan performa konten dan penjualan. Berikut ini adalah sejumlah hal yang mesti diperhatikan dalam menjalankan bisnis sebagai TikTok Affiliate:
View, CTR dan Add to CartView menunjukkan daya tarik awal, CTR menandakan efektivitas CTA dan Add to Cart menunjukkan minat beli audiens. Ketiganya wajib dianalisis.
Repost vs Bikin Versi BaruJika video punya view tinggi tapi order rendah, buat versi baru dengan hook atau CTA berbeda. Repost cocok untuk video yang performanya stabil dan masih relevan.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5320588/original/004821500_1755604933-PSIM-Yogyakarta.jpg)
