Boyolali, VIVA – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat meminta para atlet NPC Indonesia yang berprestasi pada ajang ASEAN Para Games 2025 untuk terus menjaga semangat juara menjelang tantangan yang lebih berat di Asian Para Games mendatang.
Asian Para Games 2026 akan berlangsung di Nagoya, Jepang pada 18-24 Oktober 2026.
“Ke depan persaingan akan lebih berat lagi, ada Asian Para Games. Tolong para atlet ini menjaga semangat agar bisa terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa,” ujar Taufik Hidayat saat menyambut kepulangan Kontingen Indonesia di Boyolali, Jawa Tengah, sebagaimana keterangan resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dilansir Antara.
Kontingen Indonesia kembali ke Tanah Air pada Selasa (27/1) usai menorehkan prestasi membanggakan dengan finis di peringkat kedua klasemen akhir ASEAN Para Games 2025. Tim Merah Putih mengoleksi total 392 medali, terdiri dari 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
Wamenpora mengapresiasi pencapaian para atlet yang tidak hanya meraih banyak medali, tetapi juga berhasil memecahkan sejumlah rekor sepanjang perhelatan ASEAN Para Games 2025 di Thailand. Menurutnya, hasil tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi di level yang lebih tinggi.
“Prestasi ini menjadi awal yang baik bagi para atlet untuk melangkah ke level selanjutnya,” katanya.
Lebih lanjut, Taufik Hidayat menilai atlet disabilitas Indonesia telah menjadi sumber inspirasi besar bagi masyarakat. Di tengah keterbatasan yang dimiliki, para atlet mampu membuktikan diri lewat prestasi gemilang di ajang internasional.
“Semangat mereka ini harus kita tiru. Ini yang menambah semangat kita untuk terus memotivasi mereka. Semangat juangnya luar biasa,” ujar peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu.
Dalam kesempatan tersebut, Wamenpora juga menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan pembinaan serta menyediakan fasilitas yang lebih baik bagi para atlet NPC Indonesia demi mendukung prestasi di masa depan.





