Alhamdulillah, Usai Dituding Jual Es Kue Pakai Spon, Sudrajat Kini Banjir Rezeki

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA –Insiden kurang menyenangkan yang dialami pedagang es kue jadul, Sudrajat, kini mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Menyusul tudingan tidak berdasar yang menyebut ia menjual es kue berbahan spons, Pemkab Bogor melalui pemerintah kecamatan langsung turun tangan memberikan pendampingan.

”Dengan adanya kasus ini atensi dari bapak bupati dan wakil bupati, pak camat dan dari desa sudah respon cepat. Kami hadir ke sini untuk memberikan dan mengetahui kondisinya bapak Sudrajat dan keluarga,” kata Sekertaris Camat Bojonggede, Elfi Nila Hartani dikutip dari akun Instagram metrobogor, Rabu, 28 Januari 2026.

Baca Juga :
Sudrajat Pedagang Es Kue Jadul Dapat Bantuan Sepeda Motor dari Kapolres Metro Depok
Akui Trauma hingga Tak Berani Jualan Pedagang Es Kue Jadul: Takut Saya Dikeroyok Mati

Tak hanya memberikan pendampingan, Sudrajat juga langsung didaftarkan sebagai penerima BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI). Hal itu dilakukan karena, menurut Elfi, Sudrajat sebelumnya belum terdaftar sebagai peserta BPJS.

”Ternyata beliau belum mempunyai BPJS PBI dan kami daftarkan dan bantuan lain,” kata dia.

Selain itu, pihak kecamatan juga akan melakukan renovasi ruma Sudrajat yang dinilai tidak layak huni melalui program Rutilahu. Program ini merupakan salah satu upaya penanganan fakir miskin untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal melalui perbaikan atau rehabilitasi rumah, terutama pada bagian atap, lantai, dinding, serta fasilitas MCK.

”Alhamdulillah sudah mendapatkan rutilahu untuk rumahnya dari bapak bupati. (Rutilahunya di tahun) 2025 sekarang sedang proses,” kata dia.

Bantuan juga diberikan di bidang pendidikan. Anak-anak Sudrajat yang sempat putus sekolah akan dibantu agar dapat kembali mengenyam pendidikan melalui sekolah rakyat.

”Ada anaknya yang tidak sekolah dan kami coba untuk masuk ke sekolah rakyat nanti,” kata dia.

Lebih lanjut, Elfi menyampaikan bahwa ke depan Sudrajat akan mendapatkan pendampingan berkelanjutan dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) guna memantau pria berusia 50 tahun tersebut.

”(Langkah ke depan) Untuk pendampingan pak Sudrajat kami ada pendampingan dari PKH untuk selalu memantau dan pendamping dari PSM untuk memantau dan untuk melaporkan perkembangannya seperti apa,” ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah video viral di media sosial yang menunjukkan anggota babinsa  dan bhabinkamtibmas tengah mengintrogasi seoranng penjual es kue jadul. Dalam video tersebut kedua anggota tersebut menuding dagangan penjual es yang berusia sepuh itu menggunakan spons.  

Baca Juga :
Pengakuan Anggota TNI-Polri yang Tuduh Penjual Es Kue Pakai Bahan Spons: Niat Kami Edukasi
Viral Pengakuan Pedagang Es Kue Jadul Alami Penganiayaan, Polisi Janji Bakal Klarifikasi
Tuding Pedagang Kue Jadul Berbahan Spons, Nasib Aiptu Ikhwan Kini Diperiksa Propam

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ratusan Warga Ikut Tasyakuran Jelang Pembukaan Alun-Alun Sidoarjo, Dorong Ekonomi Kreatif
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Mobil Listrik Nissan Ariya Kembangkan Daya Melalui Panel Surya, Diklaim Mampu Menjangaku 23 km Per Hari
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pedagang Es Kue yang Dituduh Pakai Spons Ngaku Dianiaya, Polisi Bakal Segera Klarifikasi
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Pemerintah Kebut Bangun 66 Rumah Sakit di Daerah Terpencil
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
• 22 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.