Pedagang Es Kue yang Dituduh Pakai Spons Ngaku Dianiaya, Polisi Bakal Segera Klarifikasi

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Pedagang es kue jadul atau es gabus bernama Sudrajat mengaku menjadi korban penganiayaan oleh oknum TNI dan Polri saat diamankan di Utan Panjang, Kemayoran. Saat ini, polisi tengah mendalami pengakuan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra memastikan pihaknya akan segera melakukan klarifikasi. Ia menyebut, informasi terkait dugaan penganiayaan itu baru diterima belakangan.

Advertisement

BACA JUGA: Pedagang Es Kue Jadul Dianiaya Oknum TNI & Polri, Dituduh Dagangan Berbahan Spons

Sementara itu, ketika pemeriksaan awal di Polsek Kemayoran, Sudrajat tidak menyampaikan adanya kekerasan fisik.

"Iya benar, kami pun baru dapat informasi belum lama ini, karena kemarin kita belum dapat info selama pemeriksaan di Polsek Kemayoran, Pak Sudrajat tidak menyampaikan adanya informasi mendapat penganiayaan," kata Roby kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).

Roby menyatakan akan mengecek kebenaran pengakuan tersebut. "Tapi karena kita sudah dapat, tentu saja kami akan mengklarifikasi apakah yang disampaikan di media sosial yang baru kita temukan tadi itu benar adanya atau tidak," ucap dia.

Dia mengklaim, sejak awal pihaknya mengedepankan sisi kemanusiaan. Sudrajat diperlakukan sebagai pedagang kecil, bukan pelaku kejahatan.

"Makanya untuk memastikan cepatnya biar dia enggak berlama-lama ada di Polsek Kemayoran, waktu di hari Minggu kita mungkin sulit untuk menghubungi Dinas Kesehatan dan Labfor, tapi yang teraih sama kita itu adalah Dokpol Security Food karena masih bisa dihubungi dan mintakan datang untuk mengecek," ujar dia.

"Itu juga sebenarnya adalah wujud kami untuk memanusiakan atau memperlakukan Pak Sudrajat itu dengan hormat sehingga dia tidak perlu berlama-lama ada di Polsek," sambung dia.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Resmi Menikah, Ini Janji Kocak Rayn Wijaya Buat Ranty Maria
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Apresiasi Kejagung Rampas Harta Koruptor, Buya Anwar: Kerugian Negara Sangat Besar
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Alarm Keras dari Cisarua, Awas Longsor Serupa
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Anggota Polres Bima Kota dan Istrinya Ditangkap di Dompu, Diduga Terlibat Jaringan Narkoba
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Peringatan Dini BMKG Jabodetabek 28-31 Januari 2026: Ini Daerah-Daerah Waspada Hujan Lebat
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.