Liputan6.com, Jakarta - Akademisi UPN Veteran Jakarta, Asrofi mendukung kedudukan Polri untuk tetap berada langsung di bawah Presiden. Hal itu merespons dinamika pembahasan posisi Polri dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI bersama Polri beberapa hari lalu.
"Polri langsung di bawah Presiden merupakan langkah yang tepat dan sejalan dengan semangat reformasi serta amanat konstitusi," kata Asrofi dalam keterangan pers diterima, Rabu (28/1/2026).
Advertisement
Asrofi menilai, posisi tersebut penting untuk menjaga independensi Polri dalam menjalankan fungsi penegakan hukum, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Polri membutuhkan garis komando yang jelas agar dapat bekerja efektif, profesional, dan bebas dari intervensi kepentingan tertentu,” tegas dosen ilmu politik ini.
Dia menambahkan, dalam berbagai kajian dan masukan terkait reformasi Polri telah menjadi pertimbangan dalam pembahasan tersebut. Karena itu, hasil rapat yang menegaskan Polri tetap berada langsung di bawah Presiden sangat patut untuk didukung.
Asrofi berharap, Polri terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat, seiring dengan tantangan keamanan yang semakin kompleks.
“Dengan posisi yang jelas dan dukungan semua pihak, Polri diharapkan semakin optimal dalam menjaga situasi kamtibmas nasional,” dia menandasi.




