PAM Jaya Salurkan 1 Juta Al-Quran ke Sumatera, Didistribusikan ke Pesantren hingga Madrasah

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - PAM Jaya menyalurkan bantuan 1 juta Al-Quran untuk sejumlah daerah di Sumatera yang dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Bagi banyak masyarakat di wilayah terdampak bencana, kehilangan bukan hanya soal rumah dan harta benda.

Tetapi juga sarana ibadah dan aktivitas belajar mengaji yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:Ada Demo Buruh Hari Ini di Monas, 1.174 Personel Kepolisian Siap Pengamanan

BACA JUGA:Polres Tangsel Buka Ruang RJ di Kasus Ibu Guru Budi

Di sejumlah daerah di Sumatera yang dilanda banjir, seperti Sumatera Utara dan Aceh, banyak pesantren, madrasah, serta tempat ibadah yang terdampak, termasuk rusaknya mushaf Al-Quran yang digunakan oleh para santri dan warga sekitar. 

Kondisi tersebut mendorong lahirnya program Sedekah 1 Juta Al-Quran yang diinisiasi  kolaborasi antara PAM JAYA dan Masyarakat Madura Asli (MADAS) Nusantara sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Melalui kolaborasi ini, sebanyak 1 juta Al-Quran akan didistribusikan ke berbagai pesantren, madrasah, dan tempat ibadah, dengan prioritas utama ke wilayah Sumatera yang terdampak bencana banjir, termasuk Sumatera Utara dan Aceh.

Program ini  merupakan respon atas banyaknya permintaan dan kebutuhan Al-Qur’an yang disampaikan masyarakat kepada MADAS Nusantara pascabencana. 

Seluruh Al-Quran tersebut akan mulai didistribusikan dalam waktu dekat ke wilayah wilayah yang membutuhkan. 

BACA JUGA:Syarat Daftar LPDP 2026 Wajib Punya LoA, Apa Itu?

BACA JUGA:Operasi Pekat Jaya 2026 Digelar, Antisipasi Tawuran hingga Premanisme Jelang Ramadan

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menyampaikan bahwa keterlibatan PAM JAYA dalam program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

"Kami memahami bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut 

infrastruktur fisik, tetapi juga kebutuhan spiritual dan pendidikan keagamaan  masyarakat," ujar Arief Nasrudin dalam keterangannya pada Rabu, 28 Januari 2026.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Mulai Manfaatkan AI dalam Pemeriksaan LHKPN pada 2025
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Merasa jadi Anak Terbuang, Ressa Rizky Rossano Sebut Denada Pilih Kasih dengan Aisha Aurum: Kok Setega itu?
• 19 jam lalugrid.id
thumb
Jelang Laga Kontra Chelsea, Antonio Conte Tetap Positif Meski Kans Napoli Lolos Kian Tipis
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
48 Kantong Jenazah Berhasil Dievakuasi, Tim SAR masih Cari 33 Korban Longsor Bandung Barat
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Banyak Aspal Mengelupas akibat Banjir, 34 Titik Jalan di Bekasi Rusak
• 3 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.