Perusahaan pengiriman paket Amerika Serikat (AS), UPS, berencana memangkas 30.000 pekerja tahun ini.
IDXChannel - Perusahaan pengiriman paket Amerika Serikat (AS), UPS, berencana memangkas 30.000 pekerja tahun ini.
Dilansir dari Wall Street Journal (WSJ) pada Rabu (28/1/2026), UPS melakukan sederet pemutusan hubungan kerja (PHK) massal sebagai bagian dari upaya restrukturisasi.
Putaran pemangkasan terbaru ini terjadi setelah perusahaan melaporkan laba kuartalan yang lebih tinggi dan memberikan panduan untuk pendapatan yang sedikit lebih tinggi di tahun mendatang.
Perusahaan pengiriman sebelumnya memangkas 48.000 pekerja pada 2025, yang terdiri dari 14.000 posisi manajemen dan 34.000 pekerjaan di bidang operasional.
“Ini adalah langkah taktis, dan kami melakukan hal serupa tahun lalu," kata Kepala Keuangan UPS Brian Dykes dalam panggilan telepon dengan analis.
UPS mengatakan sejauh ini telah menghemat sekitar USD3,5 miliar berkat upaya restrukturisasi yang. Selain pengurangan jumlah karyawan, upaya ini juga mencakup penutupan lebih dari 90 gedung dan peningkatan otomatisasi.
Perusahaan memperkirakan akan mencatat penghematan biaya tambahan tahun ini, sebagian besar terkonsentrasi di paruh kedua, didorong oleh pengurangan jumlah karyawan yang berkelanjutan dan penutupan setidaknya 24 fasilitas lagi.
“Selain itu, kami berencana untuk lebih lanjut menerapkan otomatisasi di seluruh jaringan,” kata Dykes. (Wahyu Dwi Anggoro)





