Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Musisi era 80-an, Ryan Kyoto, meninggal dunia pada Rabu (28/1).
Informasi tersebut disampaikan oleh Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) lewat akun Instagram @aksibersatu. Dalam unggahan terbarunya, AKSI menyampaikan rasa belasungkawa atas kepergian Ryan.
"Keluarga besar AKSI (Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia) turut berduka cita atas berpulangnya Ryan Kyoto @r.kyoto - pencipta lagu dan penyanyi senior yang telah mewarnai perjalanan musik Indonesia, khususnya di era 80-90an," seperti tertulis di kolom keterangan foto.
AKSI mengapresiasi sumbangsih Ryan Kyoto untuk industri musik Tanah air semasa hidupnya. Mereka juga menyampaikan doa terbaik untuk mendiang Ryan dan keluarga yang ditinggalkan.
"Karya, dedikasi, dan jejak beliau akan selalu hidup dalam ingatan dan perjalanan industri musik Tanah Air. Semoga Allah SWT melapangkan jalannya, mengampuni segala dosa, dan menempatkannya di sisi terbaik-Nya," tulis AKSI.
"Doa terbaik kami untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan keikhlasan," tambahnya.
Dalam pesan berantai yang beredar, Ryan mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (28/1) pagi tadi. Ryan meninggal dunia di Rumah Sakit Polri.
"Innalillahhiwainailahirojiun.Telah pulang ke Rahmatullah Suami/ayah/oppa tercinta Risni Ryan (Ryan Kyoto) jam 08.30 di RS Polri Kramat Jati," tulis pesan tersebut.
Ryan Kyoto merupakan penyanyi dan pencipta lagu di era 80' dan 90'-an. Ryan Kyoto merupakan sosok dibalik terciptanya sejumlah hits yang masih terkenal hingga saat ini.
Di antara karyanya yang cukup fenomenal ialah Cinta Jangan Kau Pergi yang dibawakan oleh Sheila Majid serta Sendiri Lagi dari Chrisye yang sempat dirilis ulang oleh Ariel NOAH.





