Ada Bibit Siklon Baru, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Bengkulu-Jabar

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

BMKG mengatakan ada bibit siklon tropis baru yang terbentuk. BMKG menyebut bibit siklon tersebut akan berpengaruh pada cuaca di sejumlah wilayah Indonesia.

"Bibit Siklon Tropis 98S terbentuk pada 28 Januari 2026 pukul 01.00 WIB di dalam wilayah monitoring Tropical Cyclone Warning Center Jakarta," demikian tulis BMKG dalam dokumen yang diunduh dari situs resminya, Rabu (28/1/2026).

Baca juga: Waspada Banjir Rob hingga 3 Februari, Warga Pesisir Jakarta Diminta Siaga

BMKG menyebut kecepatan angin maksimum yang terpantau saat ini 20 knot atau 37 km/jam dengan posisi pada 11,0° LS-106,3° BT. BMKG menyebut bibit siklon akan bergerak ke arah tenggara.

"Dalam 48-72 jam ke depan, sistem berpotensi melemah karena memasuki wilayah yang kurang mendukung untuk perkembangan lebih lanjut dengan kecepatan angin maksimum sekitar 15-20 knot," tulis BMKG.

BMKG mengatakan kemungkinan bibit siklon tropis 98S berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam ke depan dalam kategori rendah. BMKG mengatakan bibit siklon tersebut memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca RI hingga 29 Januari 2026.

Berikut daftar daerah yang berpotensi terdampak:

- Hujan sedang-lebat di wilayah Kep. Mentawai, Bengkulu, Lampung, Banten dan Jawa
Barat.
- Tinggi Gelombang kategori Sedang (1,25-2,5 m) di Selat Sunda.
- Tinggi Gelombang kategori Tinggi (2,5-4 m) di Perairan barat Bengkulu hingga
Lampung, Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, Perairan barat Bengkulu
hingga Lampung, Selat Bali, Selat Lombok, Perairan selatan Banten hingga NTT, Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT.
- Tinggi Gelombang kategori Sangat Tinggi (4-6 m) di Samudra Hindia selatan Banten
hingga Jawa Tengah.

Baca juga: Warga Senang Stasiun KRL Jatake Beroperasi: Kayak Mimpi Banget




(haf/dhn)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lengkapi Kekuatan Pertahanan, Persijap Jepara Resmi Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-23
• 1 jam lalubola.com
thumb
Tren Mabuk Gas Tertawa Whip Pink, Ternyata Bahayanya Luar Biasa
• 23 jam lalumerahputih.com
thumb
Mortir Aktif Ditemukan Warga Saat Cari Madu di Garut, Tim Jibom Brimob Langsung Evakuasi
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Sidang Tata Kelola Minyak, Ahok: Kalau Saya bukan Teman Presiden, Tak Mungkin Saya Komut Pertamina
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Kronologi Suderajat, 30 Tahun Jualan Es Gabus Hancur Dituduh Dagang Makanan Berbahan Spons
• 4 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.