Dedi Mulyadi Putar Otak Hadapi Bencana Longsor Cisarua, sang Gubernur Bakal Ubah Lahan yang Tertimbun Jadi Hutan

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Dedi Mulyadi mengkritisi bencana longsor Cisarua yang telah menelan banyak korban. Sang gubernur berencana ubah lahan yang tertimbun jadi hutan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatur siasat dalam menghadapi bencana longsor di Cisarua. Ia berencana untuk mengubah lahan bekas longso di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi hutan bambu dan kebun buah.

Hal itu dilakukan sebagai langkah dalam upaya pemulihan lingkungan setelah bencana di wilayah tersebut. Proses penghijauan ini akan turut menggandeng warga setempat dan Perhutani sebagai pemilik lahan.

Dipastikan Tidak Mengganggu Mata Pencaharian Masyarakat

Terkait dengan rencananya, Dedi memastikan bahwa hal itu nantinya tidak akan mengganggu mata pencaharian masyarakat yang selama ini menggarap lahan tersebut. Warga nantinya akan terlibat dalam program penghijauan dan mendapat kompensasi berupa upah harian.

"Untuk tanah milik Perhutani kami akan hutankan, tapi prosesnya tidak akan mengganggu penghasilan warga. Penggarapnya nanti langsung diberi tanaman, mulai dari bambu, tanaman hutan, sampai tanaman kebun atau buah," ujar Dedi, dikutip dari Kompas.com.

"Selama proses tanam kurang lebih empat tahun sampai tanaman itu kokoh, mereka mendapatkan upah harian sebagai pekerja," tambahnya.

Besaran upah akan disesuaikan dengan tingkat kesulitan lokasi. Untuk area dekat permukiman akan dipatok upah Rp 50.000 per hari. Sementara untuk lokasi yang sulit dijangkau dan jauh seperti area hutan dan lereng bisa mencapai Rp 100.000 per hari.

"Kalau sangat jauh dari kampung, misalnya ke puncak gunung dan harus berjalan, biaya nanamnya bisa sampai Rp 100.000 per hari. Itu tergantung wilayah," jelasnya.

Janji Dedi Mulyadi

Sebelumnya, sang gubernur menyatakan akan memberikan bantuan sebesar Rp 10 juta per kepala keluarga untuk korban longsor di Cisarua. Hal itu diungkapkan saat ia bertemu dengan para pengungsi di Kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (24/1/2026).

 

"Nanti Rp 10 juta per kepala keluarga ya, pakai untuk ngontrak dulu di mana terserah."

"Kalau di sini (pengungsian) tambah stres jadi penyakit," ujar Dedi, dikutip dari Tribun Jabar.

Ia pun menginstruksikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman untuk segera menyiapkan alokasi anggaran tersebut. Bantuan itu diharapkan dapat menjamin kebutuhan dasar para korban.

"Per kepala keluarga Rp 10 juta untuk cari kontrakan dan bekal hidup selama dua bulan dulu, sehingga kita akan fokus recovery bencananya, menyelesaikan penanganan pencarian korban yang masih tertimbun," tandasnya.

Bencana longsor Cisarua yang telah menelan banyak korban membuat Dedi Mulyadi memikirkan upaya selanjutnya. Sang gubernur pun berencana akan mengubah lahan yang tertimbun menjadi hutan. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mabes TNI Akui Sudah Temui Pedagang Es Sudrajat, Harap Polemik Tak Berlanjut
• 9 jam lalusuara.com
thumb
Pemerintah Bakal Selenggarakan Imlek Festival 17 Februari hingga 3 Maret
• 9 menit lalukompas.com
thumb
Sunghoon ENHYPEN Jadi Pembawa Obor Olimpiade 2026
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Segini Besaran Gaji Kurzawa di Persib Bandung
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Perusahaan Pengiriman Paket UPS Akan PHK 30.000 Pekerja pada 2026
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.