Polda Metro Jaya Minta Maaf Soal Polemik Penjual Es Jadul yang Dituding Berbahan Spons

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Polda Metro Jaya akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf terkait polemik penjual es kue jadul yang dituding Babinsa Serda Heri Purnomo dan Bhabinkamtibmas Aiptu Ikhwan Mulyadi, menjajakan kue yang berbahan spons.

Permohonan maaf itu disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, pada Rabu, 28 Januari 2026.

Baca Juga :
Polda Metro Bantah Tudingan Peras Rp5 M ke Mantan Pegawai Kementan yang Jadi Tersangka Korupsi
Es Kue Jadul Itu Terbuat Dari Apa Sih? Berikut ini Resep dan Cara Membuatnya

Ia menegaskan, tindakan personel di lapangan sejatinya bertujuan memberikan edukasi sekaligus menjaga keamanan. Namun, kepolisian menyadari cara tersebut dapat dimaknai berbeda oleh publik.

"Kami dari Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf apabila dalam upaya tindakan yang dilakukan oleh personel kami menimbulkan persepsi yang kurang baik ataupun kurang tepat. Tujuannya adalah untuk memberikan edukasi,” katanya.

Budi menekankan, Polri tidak pernah memiliki niat untuk menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebaliknya, kepolisian berkomitmen mendukung kegiatan usaha warga agar berjalan aman dan sesuai ketentuan.

“Kepolisian tidak pernah mematikan atau menghambat usaha UMKM masyarakat. Namun apa pun itu, kami memahami secara psikologis adanya kekecewaan publik,” ujarnyam

Terkait peristiwa tersebut, Polda Metro Jaya memastikan langkah evaluasi telah dilakukan. Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) disebut telah melakukan pendalaman guna memastikan apakah terdapat pelanggaran etika, kewenangan, maupun prosedur oleh personel yang terlibat.

"Kami terbuka terhadap evaluasi dan akan menindaklanjuti secara profesional,” tutur dia.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial video menunjukkan penjual es kue jadul diinterogasi oleh anggota kepolisian dan TNI menuai kritik. Dalam video itu kedua anggota tersebut menuding dagangan penjual es yang berusia sepuh itu menggunakan spons. 

Namun setelah menjalani pemeriksaan oleh Tim Keamanan Pangan (Security Food) Dokpol Polda Metro Jaya, diketahui seluruh sampel es kue, es gabus, agar-agar, dan coklat meses dipastikan aman dan layak dikonsumsi.

Dengan adanya informasi yang valid tersebut, anggota TNI selaku Babinsa Kelurahan Utan Panjang dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa memberikan klarifikasi terkait video tersebut. Dalam klarifikasinya, Aiptu Ikhwan Mulyadi menyatakan rasa penyesalan atas sikap kelirunya. 

Baca Juga :
Alhamdulillah, Usai Dituding Jual Es Kue Pakai Spon, Sudrajat Kini Banjir Rezeki
Sudrajat Pedagang Es Kue Jadul Dapat Bantuan Sepeda Motor dari Kapolres Metro Depok
Akui Trauma hingga Tak Berani Jualan Pedagang Es Kue Jadul: Takut Saya Dikeroyok Mati

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jangan Panik, Rapor Merah IHSG bisa jadi Peluang Datangkan Cuan
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bansos Rp 600 Ribu Daerah Bencana Sumatera Cair Februari, Pas Bulan Ramadan
• 23 jam lalumerahputih.com
thumb
Ketua KPK Jawab Immanuel Ebenezer soal Purbaya akan Di-Noel-kan: Kami Tak Pernah Target Ini Itu
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Keterbatasan tak halangi anak-anak di Gayo Lues untuk tetap mengaji
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Ini Pemicu Ressa Rizky Sakit Hati Sehingga Gugat Denada
• 23 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.