Shin Tae-yong Pilih Eks PSM Asnawi Mangkualam sebagai Salah Satu Pemain Timnas Terbaik yang Pernah Dilatihnya

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA- Mantan Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae-yong (STY), baru-baru ini memberikan pernyataan mengejutkan. Khususnya terkait daftar pemain Timnas Indonesia terbaik versinya selama menukangi Skuad Garuda.

Dalam sebuah kesempatan, ia merilis daftar lima penggawa terbaik. Nama eks PSM Makassar, Asnawi Mangkualam, masuk dalam daftar elite dalam daftar tersebut.

Menariknya, pilihan STY kali ini cukup memicu diskusi hangat di kalangan pecinta sepak bola tanah air. Pasalnya, nama-nama beken yang merumput di liga top Eropa seperti Calvin Verdonk (LOSC Lille) dan Emil Audero (US Cremonese) justru absen dari daftar lima besar versinya.

Khusus untuk Emil Audero, absennya sang kiper memang cukup masuk akal, karena ia belum resmi bergabung di bawah era kepelatihan STY.

Namun, tidak masuknya Calvin Verdonk menjadi teka-teki tersendiri, mengingat performa konsistennya sebagai versatile player yang bisa mengisi pos bek kiri maupun gelandang di kasta tertinggi Liga Prancis.

Dalam cuplikan konten di kanal YouTube Atta Halilintar, STY secara lugas mengurutkan nama-nama yang menurutnya memberikan dampak terbesar bagi tim selama masa jabatannya.

Posisi pertama Jay Idzes, disusul Maarten Paes, Marselino Ferdinan , Asnawi Mangkualam, dan Kevin Diks.

Asnawi Mangkualam yang berada di posisi keempat memang memiliki sejarah panjang bersama STY. Ia merupakan sosok kapten kepercayaan dalam rentang waktu 2021 hingga 2024.

Sementara itu, Kevin Diks tetap masuk dalam radar meski baru mencatatkan menit bermain singkat saat laga kontra Jepang pada November 2024 lalu.

Dua nama yang menempati posisi tiga besar, Jay Idzes dan Marselino Ferdinan, layak disebut sebagai “anak emas” karena kontribusinya yang luar biasa. Jay Idzes, bek tangguh milik Sassuolo di Serie A, langsung didapuk menjadi kapten meski belum genap enam bulan berseragam Merah Putih.

Di sisi lain, Marselino Ferdinan tetap menjadi “mesin gol” andalan. Salah satu momen ikoniknya adalah saat ia memborong dua gol kemenangan Indonesia atas Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kini, dengan transisi kepemimpinan ke tangan John Herdman, menarik untuk melihat apakah pilar-pilar pilihan STY ini tetap menjadi pilihan utama di era baru.

Boleh jadi pilihan Herdman berbeda. Tampaknya pilihan STY tersebut untuk menunjukkan sisi sentimental dan profesional STY terhadap pemain yang “berkeringat” bersamanya sejak awal. Seperti Asnawi dan Marselino yang dikombinasikan dengan pemain kualitas Grade A: Jay Idzes dan Paes.

STY tampaknya tidak hanya melihat skill individu di atas kertas (seperti kasus Verdonk), tetapi juga kepemimpinan di lapangan dan momen-momen krusial yang pernah mereka lewati bersama. (*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Piala Asia Futsal: Indonesia Hajar Korsel 5-0
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Wamenkeu Belum Diisi, Istana: Presiden Masih Pertimbangkan Calon
• 22 menit lalucelebesmedia.id
thumb
KPK Mulai Manfaatkan AI dalam Pemeriksaan LHKPN pada 2025
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bersiap! Indonesia jadi Salah Satu Destinasi Konser Tur EXO Tahun Ini
• 1 jam lalucumicumi.com
thumb
Reshuffle Kabinet: Ketika Kursi Kosong Membuka Banyak Tafsir
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.