Korsleting Penyebab Utama Mobil Listrik Terbakar, Ini Rekomendasi KNKT

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Sebuah mobil listrik terbakar di Penjaringan, Jakut menewaskan 5 orang. Proses pemadaman berlangsung hampir 12 jam. (Dok. Polsek Penjaringan)

Jakarta CNBC Indonesia - Ketua Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) Soerjanto menilai kesiapan sumber daya manusia menjadi pekerjaan rumah besar dalam penanganan kendaraan listrik. Tim tanggap darurat, baik di jalan tol maupun di wilayah perkotaan, dinilai belum memiliki kompetensi yang memadai untuk menangani insiden kendaraan listrik.

"Kami sudah memberikan rekomendasi agar tim tanggap darurat memiliki kompetensi khusus untuk menangani mobil listrik, karena yang ada saat ini belum di-upgrade untuk itu," ujarnya dalam Media Rilis di kantor KNKT, Rabu (28/1/2026).

KNKT juga meminta para pabrikan otomotif untuk lebih proaktif memberikan panduan penanganan darurat. Panduan tersebut dinilai penting tidak hanya bagi konsumen, tetapi juga bagi pemerintah dan petugas penyelamat di lapangan.


"Automaker harus memberikan guidance tanggap darurat yang jelas, baik di manual untuk pembeli maupun kepada pemerintah, terkait penanggulangan saat mobil listrik terbakar atau mengalami kecelakaan," kata Soerjanto.

Baca: Terjadi 40 Kecelakaan Pesawat-Kapal di 2025, Ini Sumber Malapetaka

Ia menambahkan, risiko lain muncul ketika terjadi kecelakaan yang menyebabkan kabel bertegangan tinggi terbuka dan terekspos. Kondisi ini bisa membahayakan penumpang sekaligus petugas yang berusaha memberikan pertolongan.

"Dalam kecelakaan, ada kabel-kabel yang bisa expose dan membahayakan penumpang maupun penolongnya," ucapnya.

Dari dua kasus yang telah diinvestigasi, KNKT baru memastikan satu penyebab utama, yakni korsleting pada sistem kelistrikan. Temuan-temuan awal ini menjadi sinyal, aspek keselamatan kendaraan listrik masih perlu mendapat perhatian serius seiring akselerasi adopsinya di Indonesia.

Karena itu, KNKT merekomendasikan agar tim penanganan darurat kendaraan listrik dibekali kemampuan khusus serta alat pelindung diri (APD) yang memang didedikasikan untuk menghadapi risiko kendaraan listrik.

"Tim tanggap darurat harus punya kemampuan dan APD yang memang khusus untuk menangani mobil listrik," tegas Soerjanto.

Baca: Fakta BYD Seal Kebakaran di Garasi Rumah Jakbar, Begini Kronologinya
Foto: Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono (tengah) dalam konferensi pers di kantor KNKT, Rabu (28/1/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono (tengah) dalam konferensi pers di kantor KNKT, Rabu (28/1/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)


(dce)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Evakuasi Pesawat ATR 42-500 Dilanjutkan Via Jalur Udara-Darat

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Basarnas Ungkap Kronologi Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Lantik 16 Anggota Dewan Energi Nasional, Berikut Daftarnya
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jika Resmi Gabung PSM Makassar, Dusan Lagator Langsung Salip Yuran Fernandes sebagai Pemain Termahal: Nilai Pasar Tembus Rp7,82 Miliar
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Rusia Nilai Penarikan Pasukan Ukraina dari Donbas sebagai Kunci Perdamaian, AS Disebut Ajukan Syarat Keamanan
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Podium Media Indonesia: Noel agak Laen
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.