GenPI.co - Viral di media sosial pernyataan seorang dokter jantung menyebut Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau asam lambung kronis tidak menyebabkan sakit jantung.
Unggahan di media sosial ini oleh dokter Bobby Arfhan Anwar menjadi viral setelah dikaitkan warganet dengan kasus penyebab meninggalnya selebgram Lula Lahfah.
Dalam unggahannya, dokter spesialis jantung dr. Bobby menulis singkat, tetapi tegas.
“GERD nggak bikin sakit jantung. Udah itu saja,” tulis dia dikutip dari Instagram @dr.bobbyjantung, Rabu (28/1).
Pernyataan sang dokter spesialis jantung ini memicu komentar warganet.
Apalagi publik masih hangat memperbincangkan kondisi kesehatan Lula Lahfah sebelum meninggal, yang konon menderita GERD.
Salah satu warnet mengkritik tajam pernyataan sang dokter terkait penyakit tersebut.
“Nggak bikin sakit jantung, tetapi dada sesak. Kematian Lula henti napas, henti napas henti jantung karena kurangnya oksigen yang mengalir ke darah. Darah tidak mengalir, jantung berhenti!!” kritik warganet.
Warganet tersebut bahkan menyuruh dokter Bobby, yang notabene spesialis jantung konsultan kardiologi intervensi, untuk belajar lagi.
“GERD anxiety memang nggak bikin sakit jantung, tetapi bisa berhubungan dengan jantung. Belajar lagi, deh, Dok!” tegas warganet.(*)
Jangan sampai ketinggalan! Kamu sudah lihat video ini ?




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4852925/original/033519100_1717507108-Timnas_Indonesia_-_Thom_Haye_dan_Ivar_Jenner_copy.jpg)