Apa yang Dilakukan Hewan Saat Hujan? Ini Penjelasannya-Serius Ini Hewan?

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Saat hujan tiba-tiba turun, reaksi hewan bisa sangat beragam. Ada yang memilih menghindar, ada pula yang tetap beraktivitas, bahkan sebagian justru menyukai kondisi basah tersebut. Pernah terpikir, apa yang sebenarnya dilakukan hewan-hewan saat musim hujan datang? Hal yang Dilakukan Saat Musim Hujan Melansir Our Stories and Perspectives, berikut perilaku sejumlah hewan liar ketika hujan turun. 1. Tupai Tupai cenderung menghindari hujan karena bulu yang basah dapat menghambat kelincahannya. Untuk melindungi diri, tupai membuat sarang di dahan pohon dari kumpulan dedaunan sebagai tempat berlindung.

Namun, tupai dewasa umumnya lebih berani menghadapi hujan. Mereka kerap keluar sarang dan memanfaatkan ekornya sebagai pelindung dari air hujan. Berbeda dengan tupai muda yang memilih tetap diam di sarang hingga hujan reda. 2. Burung Hujan menjadi salah satu hambatan bagi burung untuk terbang bebas. Oleh karena itu, burung biasanya bertahan di sarang yang dibangun di pepohonan sebagai tempat perlindungan.

Sebagian besar burung juga memiliki kelenjar minyak yang berfungsi melapisi bulu dan sayapnya. Lapisan ini membantu mencegah air meresap, sehingga bulu tetap ringan dan tidak mengganggu kemampuan terbang. 3. Kelelawar Kelelawar dikenal sebagai hewan yang tidak menyukai hujan. Meski sering disangka burung, kelelawar sebenarnya merupakan mamalia berbulu dengan bobot tubuh sangat ringan, sekitar lima hingga 10 gram.

Saat tubuhnya basah, suhu badan kelelawar bisa turun dengan cepat dan kemampuan terbangnya terganggu. Kondisi ini juga berisiko bagi anak-anak kelelawar yang harus tetap kering. Karena itu, kelelawar biasanya berlindung di balik pohon tertentu, memanfaatkan celah kulit kayu sebagai tempat aman dari hujan. 4. Ular Beberapa jenis ular memang beradaptasi dengan lingkungan perairan, seperti ular air dan water moccasin. Namun, ular yang tidak terbiasa hidup di air umumnya akan menghindari hujan.

Air tidak selalu menguntungkan bagi sisik ular. Bahkan di wilayah beriklim gurun, sejumlah spesies ular diketahui mencari perlindungan saat hujan turun. Menariknya, tempat berlindung ini kerap berupa bangunan buatan manusia, termasuk rumah warga. 5. Salamander Berbeda dari hewan lainnya, amfibi justru menyukai hujan. Kulit mereka yang sensitif terhadap kelembapan membuat kondisi basah menjadi lingkungan ideal untuk beraktivitas.

Salamander, termasuk jenis berbintik yang hidup di hutan, memanfaatkan hujan untuk bermigrasi dan berkembang biak. Genangan air kecil yang terbentuk akibat hujan lebat menjadi lokasi penting dalam proses reproduksi mereka.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Adrian Bachtiar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ormas Diharapkan Kelola Tambang yang Ramah Lingkungan
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
PNM Gaspol Berdayakan UMKM Melalui Program ULaMM
• 21 jam laludisway.id
thumb
Mekanik Muda SMK Dilatih bersama Tim VR46 di Mandalika
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Pedagang Es Gabus yang Dituduh Aparat Pakai Spons Temui Dedi Mulyadi di Bandung
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Tak Hanya Cantik, Tokyo Juga Menyimpan Sisi Gelap yang Bikin Bulu Kuduk Berdiri
• 12 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.