TABLOIDBINTANG.COM - Kasus dugaan penelantaran anak yang melibatkan Denada Tambunan masih bergulir. Gugatan perdata senilai Rp13 miliar yang diajukan Ressa Rizky Rossano di Pengadilan Negeri Banyuwangi kini memasuki babak lanjutan, dengan sejumlah fakta baru yang diungkap pihak penggugat.
Ressa, yang kini berusia 24 tahun, mengaku sebagai anak biologis Denada. Melalui kuasa hukumnya, Ronald Armada, Ressa mengungkap alasan dirinya muncul ke publik dengan pengakuan menghebohkan ini.
Ronald menjelaskan bahwa konflik bermula dari kejadian yang dialami ibu angkat Ressa, Ratih. Ia menyebut Ratih sempat didatangi aparat kepolisian dan menerima somasi dari Muhammad, adik Denada, terkait persoalan kendaraan.
"Ibu ini di rumah didatangi polisi berseragam dan dilaporkan, juga disomasi sama adiknya Denada yang namanya Muhammad. Perkaranya soal mobil yang Ibu gak tahu apa-apa. Siapa anak yang gak sakit hati ketika ibunya digituin?" ujar Ronald.
Menurut Ronald, peristiwa tersebut menjadi titik balik yang membuat Ressa merasa perlu menempuh jalur hukum, terlebih setelah upaya mediasi dilakukan hingga tiga kali namun dinilai tidak menunjukkan itikad baik dari pihak terduga tergugat.
Pihak Ressa menegaskan terbuka terhadap pembuktian ilmiah melalui tes DNA. Namun, mereka lebih menginginkan pengakuan langsung dari Denada sebagai bentuk tanggung jawab moral.
"Kalau dia nanti mau mengajak soal pengakuan secara de jure (hukum), ya, kemajuan teknologi, kan, sudah ada, fasilitas tes DNA sudah ada. Jangan sampai menarik ke sana, lebih baik pengakuan secara tegas saja sehingga saya tidak punya ruang untuk menambah mempermalukan beliau," tegas Ronald Armada.
Meski melayangkan gugatan dengan nilai fantastis, Ressa menegaskan tidak memiliki rasa dendam terhadap Denada. Ia mengaku komunikasi dengan sang ibu kandung sangat terbatas, namun pernah menerima pesan singkat bernada kasih sayang yang hingga kini masih disimpannya.
"Komunikasi di WhatsApp itu nggak banyak. Tapi yang jelas komunikasi terakhir itu dia bilang bahwa 'Whatever happens, I always love you' (apapun yang terjadi, aku akan selalu mencintaimu). Intinya aku pengin meluk Mbak Denada itu sama pengen cium kakinya saja. Sudah itu aja," tutup Ressa.



