Malaysia dan Thailand meningkatkan pengawasan terhadap penumpang pesawat yang tiba di negaranya. Langkah itu diambil untuk mencegah penyebaran virus Nipah.
Informasi mengenai pengetatan pengawasan disampaikan Thailand pada Selasa (27/1). Sehari setelahnya, Malaysia mengambil langkah serupa.
“Kami menetapkan tempat parkir khusus untuk pesawat yang tiba dari daerah dengan wabah Nipah,” kata Kementerian Kesehatan Thailand, seperti dikutip dari Reuters.
Kemenkes Thailand juga meminta seluruh penumpang pesawat yang tiba di negaranya untuk membuat deklarasi kesehatan sebelum melewati imigrasi.
Adapun Kemenkes Malaysia menyatakan pengetatan pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan di pelabuhan masuk internasional.
Secara khusus, pengetatan berlaku bagi penumpang yang datang dari negara-negara berisiko membawa virus Nipah.
“Kementerian tetap waspada terhadap risiko penularan lintas batas menyusul infeksi sporadis di beberapa negara lain,” jelas Kemenkes Malaysia dalam pernyataan pada Rabu (28/1).
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan perkiraan tingkat kematian akibat Nipah berkisar antara 40 persen hingga 75 persen. WHO juga menempatkan Nipah sebagai patogen prioritas karena potensinya memicu epidemi.
Hingga kini, belum ada vaksin untuk mencegah Nipah, serta belum tersedia obat untuk menyembuhkannya.





