Video: Daya Beli Lesu dan Insentif Dipangkas, Nasib Penjualan EV 2026?

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Adopsi kendaraan listrik di Indonesia sepanjang tahun 2025 disebut Sekjen Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik (AEML), Rian Ernest masih berada dalam tahap awal dan di harapkan pada 2026 bisa menjadi tahun optimalisasi bagi peningkatan penggunaan electric vehicle (EV).

Meski demikian, industri kendaraan listrik RI masih menghadapi sejumlah tantangan terkait daya beli yang masih mengalami tekanan. Selain itu insentif EV yang dipangkas turut menjadi hambatan yang harus dapat diatasi oleh produsen dan distributor EV.

Khusus sektor mobil listrik, penjualan yang sudah mencapai 10% dari total penjualan mobil nasional di 2025 menjadi sinyal harapan bagi peningkatan penjualan 2026.

Seperti apa prospek dan tantangan mendorong penjualan mobil listrik? Selengkapnya simak Dialog Bunga Cinka dengan Sekjen Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik (AEML), Rian Ernest dalam AutoBizz di CNBC Indonesia (Rabu, 21/01/2026)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Update Kasus Korupsi Islamic Development Bank Unsrat
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Kondisi Tanah di Lokasi Longsor Cisarua Belum Stabil, Alat Berat Belum Beroperasi Penuh
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Daftar 10 Kementerian Dan Lembaga Dengan Anggaran Terbesar Tahun 2026
• 8 jam lalunarasi.tv
thumb
Doktif Bongkar Dugaan Strategi dr Richard Lee, Singgung Pola Mangkir hingga Alasan Sakit
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Bursa Transfer: Federico Chiesa Kembali Masuk Radar Juventus Bersama Striker Manchester United usai En-Nesyri Batal
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.