Penulis: Tri Cahyo Nugroho
TVRINews – Zurich, Swis
Hadiah uang untuk para juara di Piala Dunia selalu naik di setiap gelaran, termasuk turnamen pada musim panas nanti di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Beberapa waktu lalu, Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan bahwa hadiah uang yang akan dibagikan pada gelaran Piala Dunia 2026 bakal naik signifikan.
Untuk turnamen sepak bola terbesar sejagat yang bakal berlangsung di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko, pada 11 Juni sampai 19 Juli 2026 tersebut, FIFA akan menyediakan total uang 727 juta dolar AS (sekira Rp12,359 triliun) untuk para peserta Piala Dunia.
Piala Dunia edisi ke-23 nanti akan diikuti 48 negara dengan total 104 pertandingan. Angka ini juga menjadi rekor jumlah peserta dan laga terbanyak di Piala Dunia.
Dari jumlah uang di atas, 655 juta dolar AS akan dibagikan sebagai hadiah, di antaranya: tim pemenang Piala Dunia 2026 nanti akan menerima 50 juta dolar AS (Rp850 miliar), runner-up akan pulang dengan 33 juta dolar AS, peringkat ketiga dan keempat masing-masing mengantongi 29 juta dolar AS dan 27 juta dolar AS.
Tim-tim peringkat kelima hingga kedelapan akan menerima masing-masing 19 juta dolar AS. Posisi kesembilan sampai ke-10 akan mendapatkan 15 juta dolar AS per tim.
Peringkat ke-17 sampai ke-32 pulang dengan 11 juta dolar AS. Adapun peringkat ke-33 sampai ke-48 berhak menerima 9 juta dolar AS.
Sebagai tambahan, setiap tim yang lolos ke AS, Kanada, dan Meksiko, akan menerima 1,5 juta dolar AS sebagai kompensasi untuk biaya persiapan. Artinya, seluruh tim yang turun di Piala Dunia 2026 nanti bakal mengantongi minimum 10,5 juta dolar AS, meski sudah harus angkat koper usai fase grup.
Hadiah uang untuk para juara Piala Dunia terus naik di setiap penyelenggaraan. Menariknya, siapapun pemenang Piala Dunia 2026 nanti akan menerima uang 25 kali lipat lebih daripada yang pernah diterima Italia pada tahun 1982, saat hadiah uang untuk pemenang Piala Dunia mulai diketahui publik.
Berikut evolusi hadiah uang yang diterima pemenang Piala Dunia, sejak 1982 yang dirangkum dari berbagai sumber:
1982 Spanyol – Total hadiah uang yang disediakan saat itu hanya 20 juta dolar AS. Italia sebagai pemenang berhak atas uang 2,2 juta dolar AS. Di final, dimotori Paolo Rossi, Italia menggasak Jerman (saat itu masih Jerman Barat), 3-1. Jerman sendiri pulang dengan hadiah uang 900 ribu dolar AS.
1986 Meksiko – Saat itu, FIFA menyediakan total hadiah uang 26 juta dolar AS atau naik 30% daripada gelaran sebelumnya. Argentina sebagai juara berhak atas hadiah uang 2,8 juta dolar AS. Jerman yang lagi-lagi kandas di final (kalah 2-3 dari Argentina) pulang dengan hadiah uang 1,6 juta dolar AS.
1990 Italia – Total hadiah uang yang disediakan 54 juta dolar AS, naik hingga 107% disbanding empat tahun sebelumnya. Jerman (masih Barat) pulang dengan 3,5 juta dolar AS usai menuntaskan dendam atas Argentina di laga final dengan skor 1-0, sekaligus memaksa Tim Tango pulang dengan hadiah uang 2,5 juta dolar AS.
1994 Amerika Serikat – Total hadiah uang yang disediakan mencapai 71 juta dolar AS, naik 31% daripada edisi sebelumnya. Brasil menjadi pemenang dan berhak atas hadiah uang 4,5 juta dolar AS. Italia yang kalah lewat adu penalti pulang dengan hadiah uang 3 juta dolar AS.
1998 Prancis – Total hadiah uang yang disediakan 103 juta dolar AS. Tuan rumah Prancis yang memenangi turnamen berhak atas hadiah uang 6,5 juta dolar AS dan Brasil sebagai runner-up pulang dengan 4,5 juta dolar AS. Saat itu, total hadiah uang ini naik 45% dan yang dibawa pulang pemenang naik 50%.
2002 Jepang-Korea Selatan – Total hadiah uang yang disediakan 156,6 juta dolar AS. Sang juara, Brasil, berhak atas hadiah uang 8 juta dolar AS sedangkan Jerman sebagai finalis pulang dengan 6,3 juta dolar AS. Jumlah hadiah uang di edisi 2002 ini naik 52% sehingga sang juara juga mengalami kenaikan hingga 33%.
2006 Jerman – Total hadiah uang 266 juta dolar AS. Italia sebagai juara mengantongi 20 juta dolar AS sedangkan Prancis sebagai runner-up pulang dengan 12 juta dolar AS. Jumlah hadiah uang di edisi 2006 ini naik 70% hingga hadiah uang untuk tim pemenang juga naik sangat besar, 150%.
2010 Afrika Selatan – Total hadiah uang 420 juta dolar AS. Tim pemenang, Spanyol, berhak atas hadiah uang 30 juta dolar AS sedangkan Belanda sebagai runner-up pulang dengan 20 juta dolar AS. Saat itu, total hadiah uang ini naik 58% dan yang dibawa pulang pemenang naik 50%.
2014 Brasil – Total hadiah uang mencapai 564 juta dolar AS. Tim pemenang, Jerman, berhak atas hadiah uang 35 juta dolar AS. Adapun Argentina sebagai runner-up pulang dengan 24 juta dolar AS. Jumlah hadiah uang di edisi 2014 ini naik 34%. Alhasil hadiah uang untuk tim pemenang juga naik 16%.
2018 Rusia – Total hadiah uang 791 juta dolar AS. Tim pemenang, Prancis, berhak atas hadiah uang 38 juta dolar AS sedangkan Kroasia sebagai runner-up pulang dengan 29 juta dolar AS. Saat itu, total hadiah uang naik 40% sehingga yang dibawa pulang pemenang hanya naik 8%.
2022 Qatar – Total hadiah uang 1 miliar dolar AS atau naik 26%. Tim pemenang, Argentina, berhak atas hadiah uang 42 juta dolar AS sedangkan Prancis sebagai runner-up pulang dengan 30 juta dolar AS. Adapun Kroasia yang finis di posisi ketiga mendapatkan 27 juta dolar AS.
Editor: Tri Cahyo Nugroho




