Pemkab Kulon Progo Temui Siswi yang Sekolah Bawa Adik Karena Ibu Terapi di RS

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menemui Ariendra Ralea Irgantari (9 tahun) siswi SD Negeri Gembongan, Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang bersekolah dengan membawa adiknya karena sang ibu harus terapi di rumah sakit.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulon Progo memberi bantuan tali asih kepada Lea di sekolahnya, Rabu (28/1).

"Kami sangat tersentuh dengan semangat dan keteguhan anak ini. Ia menunjukkan keteladanan luar biasa di usia yang masih sangat muda," kata Kepala Disdikpora Kulon Progo, Nur Wahyudi, dalam keterangan resminya.

Tali asih ini berupa uang dan sembako. Harapannya bantuan itu dapat meringankan beban ekonomi keluarga Lea. Disdikpora juga memastikan Lea harus tetap bisa mengenyam pendidikan tanpa harus kehilangan haknya sebagai anak-anak.

Sebelumnya, Lea mengajak adiknya yang masih berusia empat tahun, Reyfan Elcaraka Fahturohman ke sekolah karena sang ibu harus menjalani terapi di rumah sakit. Jika tak ikut ke sekolah, dia sendirian di rumah.

Keberadaan Reyfan juga tak mengganggu para siswa. Justru mereka tampak senang dengan kehadirannya.

"Setiap hari (sama adik ke sekolah). Soalnya mama radioterapi. Sudah hampir satu bulan (adik ikut)," kata Lea ditemui di sekolahnya.

Lea merasa kehadiran adiknya tak merepotkan. Dia justru malah senang Reyfan bisa ikut ke sekolah.

Siswa kelas 3 ini bercita-cita menjadi dokter. Lea ingin dirinya bisa menyembuhkan orang-orang yang sakit. Kelak Lea juga ingin memiliki rumah sakit sendiri.

Kepala SD Negeri Gembongan, Pri Hastuti Komarul, bercerita ibu Lea mengidap kanker payudara. Sehingga Ia perlu diterapi selama enam bulan. Ibu Lea merupakan orang tua tunggal.

"Ketika ibunya (Lea) ini mau berangkat kemoterapi dia kerepotan untuk membawa dua putranya yang masih kecil-kecil. Jadi Mbak Lea ini punya adik dua, yang satu balita, yang satu masih batita," kata Pri Hastuti.

Lea sempat diminta ibunya untuk menjaga Reyfan di rumah saja. Lea tak mau, karena dia takut ketinggalan pelajaran.

"Terus, ibunya ke sekolah, datang ke sekolah memohon izin kepada saya"Ibu, bolehkah Lea berangkat ke sekolah membawa adiknya karena saya kerepotan membawa dua anak kecil saya ketika harus terapi di rumah sakit". Saya bilang, "Boleh, Ibu, silakan." Dan kami memang mengizinkan Mbak Lea untuk nanti membawa adiknya ke sekolah," katanya.

Pri Hastuti memberikan izin ini atas pertimbangan kemanusiaan dan membantu meringankan beban Ibu Lea agar bisa menjalani terapi dengan lancar. Kedua, apa yang dilakukan Lea ini justru sebuah pembelajaran dan menumbuhkan karakter yang positif bagi siswa lain.

"Pertimbangan kami yang pertama dari sisi kemanusiaan kami bisa membantunya baru sampai taraf itu. Dan yang kedua juga untuk pendidikan karakter, pendidikan karakter positif bagi anak-anak kami semua," jelasnya.

Pri Hastuti mengatakan ibu Lea selama ini bekerja sebagai buruh harian lepas. Kadang dia juga membuat makanan untuk dijual.

Lea membawa adiknya ke sekolah sejak semester lalu. Awalnya Lea seminggu dua kali mengajak adiknya ke sekolah.

"Semester ini sudah semakin sering. Jadi ini minggu ketiga Mbak Lea membawa adiknya hampir setiap hari karena memang kebetulan ibunya juga harus semakin rajin untuk di jadwal terapinya," katanya.

Ibu Lea menjalani terapi di Rumah Sakit Hardjolukito di Bantul yang jaraknya jauh dari sini.

Selama Lea berjalan di kelas, Reyfan diberi kegiatan seperti mewarnai dan bermain.

"Dan sama sekali tidak mengganggu kegiatan pembelajaran di kelas lain," katanya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bebas-Aktif Di Tengah Dunia Yang Terang-terangan
• 6 jam lalukompas.com
thumb
PSI soal Marak Gabungnya Kader NasDem: Jokowi Effect
• 11 jam laludetik.com
thumb
Bahlil Ungkap 4 Arahan Prabowo untuk Dewan Energi Nasional
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
China Bantu Iran Blokir Operasi Mossad Israel
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Cerita Komandan Brimob Padamkan Kebakaran Pabrik Swallow di Medan, Kerahkan Mobil Water Canon
• 6 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.