FAJAR, BANDUNG — Ambisi Persib Bandung untuk memboyong penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, resmi kandas. Raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam, muncul sebagai tujuan akhir sang kiper dan kini selangkah lagi meresmikan transfer tersebut.
Mengutip jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano, Ajax telah mencapai kesepakatan permanen dengan FC Dallas untuk mendatangkan Maarten Paes. Kiper berusia 29 tahun itu akan dikontrak hingga Juni 2029.
“Ajax telah menyepakati kesepakatan untuk mendatangkan Maarten Paes dari FC Dallas. Transfer permanen, kontrak hingga 2029. Tes medis akan dilakukan setelah dokumen dirampungkan oleh agen SEG, Boy Kuijpers,” tulis Fabrizio Romano melalui akun X miliknya.
Sebelum akhirnya merapat ke Amsterdam, Maarten Paes sempat masuk radar Persib Bandung. Klub juara bertahan Super League itu disebut serius mencari penjaga gawang berkualitas internasional untuk memperkuat skuad musim depan. Namun, tawaran bermain di level elite Eropa membuat Paes memilih jalur berbeda.
Tak hanya Persib, Feyenoord Rotterdam juga dikabarkan meminati jasa Paes. Meski demikian, Ajax menjadi pilihan utama sang pemain untuk musim 2025/2026.
Persaingan Kiper di Ajax
Di Ajax, Paes tak serta-merta mendapat status kiper utama. Saat ini, posisi penjaga gawang nomor satu ditempati Vitezslav Jaros, kiper pinjaman dari Liverpool. Sementara itu, kiper senior Remko Pasveer berada di opsi kedua.
Namun peluang Paes terbuka lebar. Jaros dipastikan kembali ke Liverpool setelah masa peminjamannya berakhir, sementara Pasveer disebut akan pensiun di akhir musim. Situasi ini membuat Paes berpotensi menjadi pilihan utama Ajax pada musim depan.
Berpeluang Cetak Sejarah di Liga Champions
Kepindahan ke Ajax juga membuka peluang besar bagi Maarten Paes untuk mencetak sejarah. Ia berpotensi menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions Eropa.
Meski demikian, peluang tersebut kemungkinan baru terwujud pada musim berikutnya. Ajax saat ini berada di posisi ke-32 klasemen sementara fase liga Liga Champions 2025/2026 dengan enam poin dan berada di ambang tersingkir, menyisakan satu laga terakhir.
Jika Ajax kembali tampil di Liga Champions musim depan dan Paes menjadi kiper utama, maka catatan bersejarah itu sangat mungkin tercipta.
Aroma Timnas Indonesia di Ajax
Kedatangan Maarten Paes juga semakin menguatkan nuansa Indonesia di tubuh Ajax. Sebelumnya, Denny Landzaat—mantan asisten pelatih Timnas Indonesia—telah lebih dulu bergabung sebagai asisten pelatih Ajax.
Selain itu, direktur anyar Ajax, Jordi Cruyff, juga masih menjabat sebagai penasihat teknis PSSI. Kombinasi ini membuat kepindahan Paes ke Amsterdam terasa semakin relevan dalam konteks perkembangan pemain Timnas Indonesia di Eropa.
Bagi Persib Bandung, kegagalan mendatangkan Maarten Paes menjadi sinyal bahwa target mereka berada di level yang semakin tinggi. Sementara bagi Paes, Ajax Amsterdam bukan sekadar klub baru—melainkan gerbang menuju panggung tertinggi sepak bola Eropa.


