JAKARTA – Berbagai elemen masyarakat menyatakan sikap mendukung Polri tetap berada langsung di bawah Presiden Indonesia. Mereka menolak polisi ada di bawah kementerian sesuai keputusan Komisi III DPR RI.
Panglima Komando Pengawal Pusaka Adat Dayak Borneo Abriantinus menegaskan, pihaknya mendukung sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait penolakan Polri di bawah kementerian.
"Saya ingin sampaikan dan menyatakan dukungan penuh kepada pak Kapolri, agar lembaga ini tetap berada di bawah Presiden secara langsung," ujar Abriantinus, Rabu (28/1/2026).
Menurutnya, selama ini Polri telah bekerja secara independen dan terpercaya dalam menjaga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
"Polri telah menunjukkan kontribusi luar biasa untuk kemajuan Bangsa, Negara Indonesia,’’ujar Ketua Dewan Adat Dayak Kota Balikpapan tersebut.
‘’Kami selaku tokoh masyarakat di Kaltim khususnya Kota Balikpapan sampaikan dukungan penuh agar benar-benar kepolisian tetap di bawah Presiden dan kemudian dapat melanjutkan tugas tanggung jawab untuk tetap menjaga harkamtibmas seluruh wilayah NKRI," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Jajaran Kesenian Tari dan Silat Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH) Provinsi Banten Maman Sulaeman menyatakan dukungannya agar Polri berada di bawah Presiden.
"Mendukung jika Polri tetap di bawah langsung Presiden agar Polri tetap Presisi menjalankan tugasnya demi bangsa, negara dan masyarakat," katanya.




