Skema Rekayasa Lalu Lintas di Latumeten Selama Pembangunan Flyover

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas seiring pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Flyover (FO) di Jalan Prof Dr Latumeten dan Jalan Makaliwe Raya, Kelurahan Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Pekerjaan flyover tersebut dilakukan secara bertahap dan dijadwalkan berlangsung mulai Januari hingga Desember 2026.

Selama masa konstruksi, pengaturan lalu lintas dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi proyek.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pekerjaan konstruksi Flyover Latumeten dibagi ke dalam lima zona dengan pengaturan waktu yang berbeda di masing-masing zona.

“Selama pekerjaan berlangsung, kami memastikan ruas jalan tetap berfungsi dengan menyediakan lajur pengganti berupa pelebaran jalan di sisi trotoar sebanyak dua lajur di sepanjang area pekerjaan,” ujar Syafrin, Rabu (28/1/2026).

Meski dilakukan penyesuaian arus lalu lintas dan penerapan detour di sejumlah titik, Dishub DKI Jakarta tetap berupaya menjaga kelancaran kendaraan selama proyek berlangsung.

Baca juga: Jakarta Masih Saja Banjir, Mengapa Kritik ke Pramono Tak Sebising Era Ahok-Anies?

Skema Rekayasa Lalu Lintas Flyover Latumeten

Syafrin menjelaskan, rekayasa lalu lintas diterapkan secara bertahap mengikuti progres konstruksi di masing-masing zona pekerjaan.

Pengaturan arus dilakukan dengan memanfaatkan lajur pengganti serta pengalihan arus sementara di sekitar area terdampak.

Dishub DKI Jakarta juga menyiagakan petugas di lapangan untuk membantu pengaturan lalu lintas dan memastikan pengguna jalan dapat melintas dengan aman selama pekerjaan berlangsung.

Ruas Jalan yang Diimbau Dihindari

Seiring penerapan rekayasa lalu lintas, Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari sejumlah ruas jalan yang terdampak langsung proyek Flyover Latumeten, yaitu:

  • Jalan Prof Dr Latumeten
  • Jalan Makaliwe Raya

Kedua ruas tersebut berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas selama proses konstruksi berlangsung.

Rute Alternatif yang Disarankan

Untuk mengurangi kepadatan, pengguna jalan dari arah barat atau Daan Mogot menuju wilayah utara atau kawasan Kota disarankan menggunakan rute alternatif melalui:

  • Jalan Pangeran Tubagus Angke
  • Jalan KH Moch Mansyur

Rute alternatif tersebut juga dapat digunakan untuk perjalanan dari arah sebaliknya.

Baca juga: Tiga JPO Jakarta Direvitalisasi, Sarinah Dibuat Ramah Disabilitas

Progres Pembangunan Flyover Latumeten

Sementara itu, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyampaikan bahwa proyek Flyover Latumeten saat ini telah memasuki tahap konstruksi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinar Wenny mengatakan, pembangunan flyover telah berjalan sekitar tiga bulan sejak peletakan batu pertama.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harapan BUVA Hingga SSIA Masuk MSCI Gugur, Perubahan Saham Indonesia Dibekukan
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Foto: Pabrik Sandal di Medan Terbakar, 20 Unit Damkar Dikerahkan
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Sepanjang 2025, KY Terima 2.699 Laporan dan Rekomendasi Sanksi 124 Hakim
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Biodiesel B50 Lakoni Road Test, Tempuh Jarak 6 Ribu Kilometer
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Macet Jakarta Tak Terelakkan, Pramono Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum
• 19 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.