Ketua DPRD DKI tak Mau Gegabah Desak Jakarta Lepas Saham Bir

merahputih.com
10 jam lalu
Cover Berita

MERAHPUTIH.COM - KETUA DPRD DKI Jakarta Khoirudin masih tak mau terburu-buru mendesak Pemerintah DKI untuk melepas saham yang ada di PT Delta Djakarta. Politisi PKS ini mengakui memang Pramono Anung pernah berjanji akan melepas saham bir saat kampanye pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.

"Ini merupakan janji Gubernur saat kampanye dulu untuk melepas saham bir. Tentu kami tidak gegabah karena jika salah langkah bisa berdampak hukum," kata Khoirudin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (28/1).

Untuk pelepasan saham bir ini, Khorudin mengatakan perlu adanya kajian panjang dan diskusi para pakar terkait dengan pelepasan saham minuman beralkohol tersebut di Jakarta. "Kami akan bermusyawarah. Kami akan diskusi dengan para pakar mengenai cara pelepasan yang benar secara hukum," terangnya.

Ia mengaku pemberian laba atau keuntungan dari perusahaan PT Delta Djakarta kepada Pemerintah DKI tidak terlalu besar bila disandingkan dengan pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov DKI. "Ada sekitar RP 100 miliar. Kalau dibandingkan dengan PAD kita yang sekitar Rp 70 triliun, rasanya tidak signifikan," tutupnya.

Baca juga:

PKS Ngotot Minta Pemprov Jakarta Jual Saham Bir, Ungkit Janji Kampanye Gubernur

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, M Taufik Zoelkifli (MTZ) masih berkukuh agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menjual saham yang ada di PT Delta Djakarta. Pasalnya, tidak sepantasnya pemerintah memiliki saham di perusahaan bir, yang notabene banyak memberikan dampak negatif terhadap kehidupan masyarakat.

Pemerintah DKI masih tercatat memiliki saham sebesar 26,25 persen PT Delta Djakarta Tbk. Hingga saat ini, Pemerintah DKI masih menerima dividen rata-rata puluhan miliar rupiah dari perusahaan produsen bir tersebut. "Walaupun secara hukum mungkin diperbolehkan,secara etika, secara etika publik, itu saya kira tidak, tidak atau kami berpendapat itu tidak bisa dibenarkan," tegas MTZ di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

Ia mengeklaim, pihaknya selalu konsisten menyuarakan agar Pemprov Jakarta melepas saham di PT Delta Djakarta. Hal itu bahkan terus disuarakan sejak Jakarta masih dipimpin Anies Baswedan.

MTZ juga mengutip beberapa laporan mengenai bahaya minuman keras (miras). Salah satunya laporan dalam Global Status Report on Alcohol and Health yang dikeluarkan WHO. Dalam laporan itu, disebutkan bahwa alkohol itu menyebabkan 3 juta kematian per tahun secara global.

Tak hanya itu, laporan itu juga mengungkap bahwa miras berpotensi menyebabkan penyakit bagi tubuh manusia, seperti hati, kanker, gangguan mental, kecelakaan lalu lintas, kekerasan, dan lain sebagainya.(Asp)

Baca juga:

Polisi Musnahkan Ribuan Botol Minuman Keras


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mantan Pelatih Timnas Futsal Indonesia Berjaya Bawa Jepang Gasak Australia 6-2 di Piala Asia 2026
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Metro Gelar Operasi Pekat Jaya, Berantas Tawuran Hingga Geng Motor
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Polda Jatim Pemetaan Titik Rawan Kecelakaan di Malang Jelang Ramadan
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Wapres Gibran Rakabuming Dampingi Presiden Hadiri Pelantikan Keanggotaan Dewan Energi Nasional
• 6 jam laludisway.id
thumb
Kantin Sekolah Bakal Ikut Pasok MBG, Nanik Sudaryati Deyang: Akan Libatkan Pengawas Gizi SPPG
• 20 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.