Purbaya Rombak Bea Cukai: Pejabat di Tanjung Priok dan Bandara Soetta Ikut Diganti

kompas.tv
17 jam lalu
Cover Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau proses pemeriksaan barang impor di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tanjung Perak dan Kantor Balai Laboratorium Bea dan Cukai (KBLBC) Kelas II Surabaya, Selasa (11/11/2025). (Sumber: Dok. Kementerian Keuangan)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merotasi dan melantik puluhan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam perombakan besar di lingkungan Kementerian Keuangan, Rabu (28/1/2026).

Total ada 27 pejabat pimpinan tinggi pratama atau pejabat eselon II yang dilantik di Aula Djuanda Kemenkeu, Jakarta. Dari jumlah itu, 22 di antaranya merupakan pejabat Bea dan Cukai, menandai rotasi besar-besaran di institusi penjaga pintu masuk barang ke Indonesia itu.

Selain dari DJBC, tiga pejabat berasal dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), satu pejabat dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), dan satu pejabat dari Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).

Dalam arahannya, Purbaya menegaskan rotasi ini bukan sekadar penyegaran organisasi, melainkan bagian dari strategi memperkuat pertahanan pasar domestik di tengah tekanan global dan membanjirnya barang impor ilegal.

Baca Juga: Purbaya Soal Wamenkeu Pengganti Thomas Djiwandono: Belum Ada Arahan Resmi

“Di dalam negeri kita punya domestic demand yang besar, ini harus didorong lewat kebijakan fiskal yang tepat. Tapi kalau banyak barang selundupan, maka yang menguasai pasar justru perusahaan-perusahaan dari luar negeri yang bersaing secara tidak fair,” kata Purbaya dalam keterangan resminya. 

Menurutnya, Bea dan Cukai harus berada di garis terdepan dalam menjaga pasar dalam negeri dari praktik perdagangan yang merusak industri nasional.

Ia menegaskan, masuknya barang secara ilegal membuat perusahaan dalam negeri tidak memiliki ruang yang adil untuk bersaing dan berkembang.

“Kalau ini dibiarkan, industri kita tidak akan pernah kuat. Yang untung justru produk-produk dari luar negeri yang masuk lewat jalur tidak resmi,” ujarnya.

Baca Juga: Bahlil usai Dilantik Presiden Prabowo Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Singgung Nuklir?

Penulis : Dina Karina Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber :

Tag
  • purbaya yudhi sadewa
  • ditjen bea cukai kemenkeu
  • menkeu purbaya
  • pejabat bea cukai
  • kepala bea cukai priok
  • kepala bea cukai soetta
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bicara Jujur, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Bandingkan dengan Kualitas Bali United Training Center dengan MLS
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Wamenpar Beberkan Potensi RI Jadi Pusat Industri Halal dan Pariwisata Ramah Muslim
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Hasil Mediasi Kasus Guru di Tangsel Tegur Murid: Laporan Polisi Tetap Lanjut
• 28 menit lalukumparan.com
thumb
LSF Ingin Gratiskan Pengurusan Sensor Film yang Bersifat Edukatif
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Banjir Rob Ancam 12 Wilayah Jakarta Utara hingga 3 Februari 2026
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.