JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merotasi dan melantik puluhan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam perombakan besar di lingkungan Kementerian Keuangan, Rabu (28/1/2026).
Total ada 27 pejabat pimpinan tinggi pratama atau pejabat eselon II yang dilantik di Aula Djuanda Kemenkeu, Jakarta. Dari jumlah itu, 22 di antaranya merupakan pejabat Bea dan Cukai, menandai rotasi besar-besaran di institusi penjaga pintu masuk barang ke Indonesia itu.
Selain dari DJBC, tiga pejabat berasal dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), satu pejabat dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), dan satu pejabat dari Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).
Dalam arahannya, Purbaya menegaskan rotasi ini bukan sekadar penyegaran organisasi, melainkan bagian dari strategi memperkuat pertahanan pasar domestik di tengah tekanan global dan membanjirnya barang impor ilegal.
Baca Juga: Purbaya Soal Wamenkeu Pengganti Thomas Djiwandono: Belum Ada Arahan Resmi
“Di dalam negeri kita punya domestic demand yang besar, ini harus didorong lewat kebijakan fiskal yang tepat. Tapi kalau banyak barang selundupan, maka yang menguasai pasar justru perusahaan-perusahaan dari luar negeri yang bersaing secara tidak fair,” kata Purbaya dalam keterangan resminya.
Menurutnya, Bea dan Cukai harus berada di garis terdepan dalam menjaga pasar dalam negeri dari praktik perdagangan yang merusak industri nasional.
Ia menegaskan, masuknya barang secara ilegal membuat perusahaan dalam negeri tidak memiliki ruang yang adil untuk bersaing dan berkembang.
“Kalau ini dibiarkan, industri kita tidak akan pernah kuat. Yang untung justru produk-produk dari luar negeri yang masuk lewat jalur tidak resmi,” ujarnya.
Baca Juga: Bahlil usai Dilantik Presiden Prabowo Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Singgung Nuklir?
Penulis : Dina Karina Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber :
- purbaya yudhi sadewa
- ditjen bea cukai kemenkeu
- menkeu purbaya
- pejabat bea cukai
- kepala bea cukai priok
- kepala bea cukai soetta


