Cara Aman Membeli Suku Cadang Motor Bekas Agar Tidak Mudah Tertipu

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Membeli suku cadang motor bekas bisa menjadi solusi hemat bagi para pengendara yang ingin memperbaiki motor atau melakukan modifikasi tanpa menguras anggaran.

Namun, barang bekas juga menyimpan risiko, seperti kualitas yang tidak sesuai harapan atau komponen yang cepat rusak. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tips dan strategi agar mendapatkan parts bekas yang benar-benar layak pakai.

Baca Juga :
Harga Beras Naik Diikuti Telur, Minyak Goreng, Daging Ayam dan Sapi, Cek Daftarnya
Meroket, Harga Emas Antam Nyaris Rp 3 Juta Per Gram

Suku cadang sepeda motor
Photo :
  • VIVA Otomotif/Elangsung

Suku cadang bekas sering dipilih karena harganya jauh lebih murah dibandingkan barang baru, terutama untuk komponen OEM (Original Equipment Manufacturer) atau parts yang sudah sulit dicari di pasaran.

Namun, kualitas dan kondisi parts bekas sangat bergantung pada cara pemakaian sebelumnya. Karena itu, ketelitian menjadi kunci utama.

Tips Memilih Suku Cadang Motor Bekas yang Berkualitas

Agar tidak salah langkah, berikut panduan praktis untuk memilih parts bekas yang layak:

1. Cek Kondisi Fisik Secara Detail

Ini adalah langkah paling penting. Pastikan parts tidak memiliki:

- Retak, patah, atau deformasi

- Korosi parah atau bagian yang aus

- Bagian yang hilang atau tidak lengkap

Periksa semua sudut dan komponen kecil, terutama pada bagian yang menahan beban seperti swing arm, shockbreaker, atau fairing.

2. Bandingkan dengan Suku Cadang Baru

Sering kali parts bekas terlihat lebih murah, tetapi jika kualitasnya jauh di bawah standar, biaya perbaikan bisa jadi lebih tinggi. Bandingkan harga parts bekas dengan harga parts baru dan pertimbangkan juga umur pakai yang tersisa.

Ini penting terutama untuk komponen yang berpengaruh pada keselamatan, seperti rem atau suspensi.

3. Minta Foto Detail dan Riwayat Pemakaian

Jika membeli online, jangan ragu untuk meminta foto detil dari setiap sudut parts dan informasi tentang berapa lama parts tersebut dipakai sebelumnya.

Part bekas yang hanya dipakai sedikit biasanya masih layak pakai lebih lama. Sebaliknya, parts yang sudah lama atau menunjukkan bekas pemakaian berat mungkin perlu dihindari.

4. Cek Kompatibilitas dengan Motormu

Pastikan parts yang akan dibeli kompatibel dengan tahun, model, dan tipe motormu. Banyak kasus parts bekas terlihat mirip secara fisik tetapi tidak cocok secara teknis, sehingga justru tidak bisa dipasang dengan benar.

Baca Juga :
Saklar Motor Mendadak Mati? Ini Penyebab Paling Umum dan Mengatasinya
Mobil SUV Listrik Baru Ini Bikin Persaingan EV Semakin Sengit
ESDM Sebut Lonjakan Harga Timah Imbas Penertiban Tambang Ilegal

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tak Menyangka Lula Lahfah Pergi Begitu Cepat, sang Adik Ungkap Janjinya yang Belum Dipenuhi kepada Kakak Tercinta
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Sangat Lebat Berpotensi Guyur Jakarta Hari Ini
• 18 jam lalusuara.com
thumb
Real Madrid Wajib Menang Lawan Benfica demi Lolos Langsung ke 16 Besar Liga Champions
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Syarat Daftar LPDP 2026 Wajib Punya LoA, Apa Itu?
• 14 jam laludisway.id
thumb
Ruang Fiskal Makin Kecil, Purbaya: Salah Langkah Sedikit, Dampaknya Langsung Terasa
• 6 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.