BEKASI, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menetapkan status Siaga 3 pada Rabu (28/1/2026) pukul 20.00 WIB akibat peningkatan debit air di Kali Bekasi.
Langkah ini menyusul naiknya Tinggi Muka Air (TMA) di beberapa pos pantau, termasuk di Bendung Bekasi dan Pos Pantau P2C (Pertemuan Kali Cileungsi-Cikeas) atau Kali Bekasi.
Berdasarkan informasi resmi BPBD Kota Bekasi melalui akun Instagram @bpbd.kotabekasi, air mulai memasuki permukiman di wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara, dan sejumlah warga dilaporkan sudah mengungsi ke mushola setempat.
Petugas BPBD dan aparat terkait siaga di pintu air serta memantau wilayah terdampak secara intensif.
Baca juga: Pemkab Bekasi Bekukan Izin Pengembangan Perumahan yang Alami Banjir
Di Pos Pantau Kompi 887, Tinggi Muka Air (TMA) tercatat 480 cm dan terus meningkat.
BPBD mengimbau warga Bekasi Timur (Bekasi Jaya) dan Bekasi Utara (Teluk Pucung) untuk meningkatkan kewaspadaan, mengamankan barang berharga ke tempat lebih tinggi, menyiapkan tas siaga dan dokumen penting, serta tidak mendekati bantaran sungai.
“Air bisa datang cepat. Kesiapsiagaan tidak boleh terlambat,” tegas BPBD dalam unggahan resminya.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu memantau informasi resmi BPBD dan dapat menghubungi layanan darurat 112 bila diperlukan.
Baca juga: Jakarta Masih Saja Banjir, Mengapa Kritik ke Pramono Tak Sebising Era Ahok-Anies?
Sementara itu, Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) mencatat perkembangan TMA sepanjang hari ini, Rabu (28/1/2026) di beberapa titik:
- Hulu Cileungsi
Tinggi muka air sempat mencapai titik tertinggi hari ini pada pukul 15.30 WIB mencapai 190 cm.
Namun, terus mengalami penurunan hingga pada pukul 21.00 tinggi muka air menjadi 100 cm.
- 15.30 WIB: 190 cm
- 16.00 WIB: 170 cm
- 16.30 WIB: 160 cm
- 17.45 WIB: 150 cm
- 18.00 WIB: 140 cm
- 18.30 WIB: 130 cm
- 19.00 WIB: 120 cm
- 19.30 WIB: 120 cm
- 20.00 WIB: 120 cm
- 20.30 WIB: 110 cm
- 21.00 WIB: 100 cm
Baca juga: Kebon Pala Jaktim Banjir Lagi, Air Kali Ciliwung Meluap 90 Sentimeter
- Hulu Cikeas:
Berbanding terbalik, tinggi muka air di pos pantau Hulu Cikeas justru mengalami kenaikan sejak pukul 18.00 WIB.
Tinggi muka air berada di 125 cm pada jam tersebut, kemudian terus naik hingga menjadi 190 cm pada pukul 21.00 WIB.
- 15.30 WIB: 190 cm
- 16.00 WIB: 170 cm
- 16.30 WIB: 160 cm
- 17.45 WIB: 150 cm
- 18.00 WIB: 140 cm
- 18.30 WIB: 130 cm
- 19.00 WIB: 120 cm
- 19.30 WIB: 120 cm
- 20.00 WIB: 120 cm
- 20.30 WIB: 110 cm
- 21.00 WIB: 100 cm
Baca juga: Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Banjir



