Penjelasan KAI soal Penumpukan Penumpang di Stasiun Tanah Abang saat Jam Pulang Kerja Hari Ini

liputan6.com
6 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Video yang menampilkan penumpukan penumpang di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, ramai di media sosial. Rekaman tersebut menunjukkan ratusan penumpang menunggu KRL di peron pada Rabu (28/1/2026) hari ini.

Dalam keterangan video, disebutkan penumpukan terjadi pada jam pulang kerja. Meski jumlah penumpang sudah sangat banyak, namun KRL tidak kunjung tiba.

Advertisement

BACA JUGA: KRL Commuter Line Layani 400 Juta Pengguna pada 2025

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan bahwa penumpukan penumpang tersebut merupakan dampak dari gangguan operasional yang terjadi pada hari ini.

"Dampak dari beberapa gangguan operasional hari ini," katanya, saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026) malam.

Untuk itu, pihaknya sempat melakukan pembatasan kecepatan kereta api (KA), untuk keselamatan perjalanan KA serta beberapa rekayasa operasi KA.

Saat ditanya sampai kapan pembatasan tersebut diberlakukan, Karina mengaku, KAI akan terus meng-update-nya secara langsung melalui kanal-kanal yang bisa langsung diakses pengguna KRL.

"Kami akan menyampaikan update kembali secara berkala terkait kondisi operasional di kanal-kanal social media KAI Commuterline dan C Access, prioritas kami tentunya adalah memastikan keamanan perjalanan KAI Commuterline," katanya.

Ia menambahkan, pihak KAI juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan menghimbau pengguna untuk selalu mengikuti arahan petugas.

"Sekali lagi kami mohon maaf ketidaknyamanannya, kami juga menghimbau bagi pengguna untuk selalu mengikuti arahan dari petugas baik di stasiun maupun di atas KAI," tutup Karina.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penuhi Kebutuhan Warga, Pertamina Hadirkan Akses Air Bersih di Tambat
• 9 jam laluidntimes.com
thumb
11 ribu paket pangan bersubsidi ditargetkan tersalur pada Januari 2026
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Komdigi Wajibkan Registrasi Kartu SIM dengan Biometrik untuk Tekan Penipuan Online
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
China Bantu Iran Blokir Operasi Mossad Israel
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Populer, Rp1,8 triliun bansos Sumatera hingga belajar di tenda darurat
• 23 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.