Prabowo Instruksikan DEN Kejar Swasembada Energi, Hentikan Impor BBM secara Bertahap

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

Prabowo juga telah memberikan empat arahan utama kepada DEN.

Prabowo Instruksikan DEN Kejar Swasembada Energi, Hentikan Impor BBM secara Bertahap. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) Bahlil Lahadalia untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) secara bertahap hingga mencapai swasembada energi nasional. 

Arahan tersebut disampaikan usai pelantikan keanggotaan DEN yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga:
Sidang Kasus Tata Kelola Minyak Mentah, Ahok Tegaskan Tak Ada BBM Oplosan

Bahlil mengatakan bahwa pelantikan anggota DEN ini merupakan babak baru penataan kebijakan energi nasional dengan menempatkan energi sebagai prioritas pembangunan.

"Salah satu program prioritas Bapak Presiden Prabowo adalah menyangkut kedaulatan energi, ketahanan energi, kemandirian energi, dan pada akhirnya swasembada energi. Salah satu instrumen negara untuk mewujudkan itu adalah melalui arah kebijakan dan roadmap yang dibangun bersama Dewan Energi Nasional," ujar Bahlil.

Baca Juga:
Ini Risiko yang Mengintai di Balik Skema Baru Kuota Impor BBM SPBU Swasta 2026

Lebih lanjut, Prabowo juga telah memberikan empat arahan utama kepada DEN. Pertama, menjaga kedaulatan energi nasional tanpa intervensi pihak mana pun. Kedua, memperkuat ketahanan energi nasional. Cadangan BBM Indonesia yang saat ini hanya untuk kebutuhan 21 hari akan ditingkatkan hingga tiga bulan melalui pembangunan fasilitas penyimpanan (storage).

"Ketahanan energi kita hari ini sekitar 21 hari. Ini akan kita tingkatkan menjadi tiga bulan, dan itu pasti kita akan membangun storage," kata dia.

Baca Juga:
Bahlil: BBM Campur Etanol 10 Persen Bisa Efisiensi Impor BBM 3,9 Juta KL per Tahun

Arahan ketiga, lanjut Bahlil, adalah mendorong kemandirian energi dengan menekan ketergantungan impor BBM yang saat ini masih mencapai lebih dari 30 juta Kiloliter per tahun, baik untuk solar maupun bensin. Adapun arahan keempat adalah mewujudkan swasembada energi sebagai tujuan akhir pembangunan sektor energi nasional.

"Hari ini kita masih impor BBM kurang lebih sekitar 30 juta Kiloliter. Ini akan kita lakukan secara bertahap, dan tujuannya pada akhirnya adalah swasembada," kata Bahlil.

Bahlil menambahkan, roadmap kebijakan energi nasional kini juga telah disusun dan memasuki tahap implementasi termasuk juga kerja sama dengan sejumlah negara serta penguatan organisasi pendukung.

Pemerintah dalam hal ini juga tengah menyiapkan regulasi dalam bentuk Peraturan Presiden untuk mempercepat pelaksanaan kebijakan tersebut.

"Roadmap-nya sudah selesai. Sekarang kita masuk ke tahapan implementasi, termasuk kerja sama dengan negara lain dan penguatan organisasinya. Perpres-nya sedang dalam proses," kata dia.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Foto: Ratusan Masjid di Aceh Utara Kembali Digunakan Usai Terdampak Banjir
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono Buka-bukaan: Ada Sosok yang Senang Saat Jakarta Dilanda Banjir
• 16 jam laludisway.id
thumb
Hari Ini KPK Periksa Kadis hingga Kabid di Pemkab Bekasi Terkait Suap Ijon Proyek
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Ahok Ngaku Tak Kenal Riza Chalid: Saya Baru Dengar dari Media
• 23 jam lalugenpi.co
thumb
Perdagangan Satwa Langka di Riau Digagalkan, Seekor Owa Ungko Berhasil Diselamatkan
• 17 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.