BRIN Dorong Pengembangan Analisis Input-Output untuk Industri Manufaktur Berkelanjutan

liputan6.com
6 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan riset berbasis Analisis Input-Output (I-O) untuk merumuskan kebijakan industri dengan memperhatikan keterkaitan antar sektor dan dampak lingkungan.

Melalui riset ini, BRIN terus menguatkan komitmennya sebagai lembaga yang berperan dalam penyediaan landasan ilmiah dan transformasi sistem industri manufaktur nasional yang berkelanjutan dan rendah emisi.

Advertisement

BACA JUGA: Pakar IPB Rancang Teknologi Fastrex sebagai Alat Pengangkut Sawit Mandiri

Riset ini tidak hanya mengedepankan asas ekonomi, tapi juga memperhatikan dampak lingkungan.

Komitmen tersebut terlihat pada Seminar “Transformasi Sistem Industri Manufaktur Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional 8%” yang diselenggarakan di Auditorium Gedung 71 Kawasan Sains dan Teknologi (KST) BJ Habibie di Serpong, pada Kamis, 22 Januari 2026. 

Kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan perspektif riset dan kebijakan dalam merespons tantangan transformasi industri nasional.

Peneliti Litbang Kompas Wirdatul Aini mengungkapkan, analisis I-O merupakan instrumen penting untuk membaca struktur ekonomi secara menyeluruh.

Menurutnya, pendekatan ini mampu mengidentifikasi sektor unggulan, memetakan keterkaitan antar sektor, serta mengukur dampak kebijakan industri terhadap perekonomian secara sistemik.

“Analisis I-O memungkinkan perencana kebijakan melihat posisi sektor industri manufaktur dalam rantai nilai nasional, sekaligus menghitung dampak total permintaan akhir melalui multiplier effect output, pendapatan, dan penyerapan tenaga kerja,” ujar Aini, dilansir Liputan6.com dari laman resmi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) www.brin.go.id, Selasa (27/1/2026).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anak Tikam Ayah hingga Tewas di Karawang, Sempat Mimpi Buruk Ibunya Di-KDRT
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Malam Ini 28 Januari 2026, Ada Potensi Hujan Petir
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Somaliland dan Jalan Panjang Menuju Pengakuan Internasional
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Layvin Kurzawa Merapat ke Persib, Alfeandra Dewangga Pantang Gentar dan Siap Bersaing
• 10 jam lalubola.com
thumb
Menag Bicara Ditjen Pesantren: Butuh Rp 12 T Buat Pendidikan-Ekonomi Umat
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.