Jakarta: Kondisi kaki anak yang menyerupai huruf O (genu varum) atau X (genu valgum) sering kali dipicu oleh masalah nutrisi. Terutama kekurangan vitamin D.
Defisiensi ini menyebabkan proses penyerapan kalsium ke dalam tulang terhambat. Sehingga kualitas tulang menurun dan rentan mengalami kelainan bentuk.
"Beberapa kasus ketika vitamin D-nya rendah itu kan menyebabkan kalsiumnya jadi sulit diabsorpsi. Jadi enggak banyak yang diabsorpsi ke dalam tubuh, sehingga akibatnya kalsium yang terdeposit ke dalam tulang menjadi lebih rendah," ujar Dokter Spesialis Ortopedi Subspesialis Ortopedi Anak, dr. Mohammad Aulia Herdiyana Sp.OT Subsp. A (K) di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 28 Januari 2026.
Baca Juga :
Waspada Efek Fatal Gas N2O, Bisa Picu Gangguan Saraf dan KelumpuhanAulia menjelaskan bahwa kondisi ini dapat mengarah pada penyakit rakitis. Selain asupan makanan, kekurangan vitamin D juga bisa dipengaruhi oleh faktor keturunan.
Selain nutrisi, risiko kelainan tulang ini juga diperparah oleh berat badan berlebih (obesitas), riwayat trauma, infeksi, hingga gangguan autoimun. Jika dibiarkan tanpa penanganan, anak berisiko mengalami komplikasi jangka panjang seperti osteoarthritis hingga gangguan pola jalan.
Sebagai solusi medis, Aulia memperkenalkan teknik Guided Growth Surgery. Prosedur ini dilakukan saat anak masih dalam fase pertumbuhan dengan memasang pelat logam kecil seukuran klip kertas pada lempeng pertumbuhan tulang.
Dokter spesialis ortopedi subspesialis ortopedi anak lulusan Universitas Indonesia Dr. Mohammad Aulia Herdiyana Sp.OT Subsp. A (K) dalam temu media di Jakarta. Foto: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti.
"Anak yang mendapatkan tindakan itu akan dipasangkan pelat logam kecil seukuran klip kertas beserta dua sekrup pada salah satu sisi lempeng pertumbuhan tulang. Pelat tersebut dapat menahan pertumbuhan di satu sisi, sementara sisi lainnya tetap tumbuh normal," jelas dokter lulusan Universitas Indonesia tersebut.
Metode ini bertujuan agar tulang anak kembali lurus secara bertahap. Keunggulannya, anak tetap bisa beraktivitas tanpa perlu menggunakan penyangga kaki atau gips. Meski proses pemulihan sempurna membutuhkan waktu sekitar satu tahun tergantung kecepatan pertumbuhan anak, evaluasi luka pascaoperasi biasanya sudah terlihat dalam dua minggu. Jika posisi tulang telah terkoreksi dengan baik, klip logam tersebut dapat segera diangkat.
.jpg)



