Pekalongan Bentuk Satgas Percepatan Penanganan Sampah, Libatkan Tokoh Masyarakat

liputan6.com
9 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, menegaskan komitmennya dalam menangani persoalan sampah yang menjadi tantangan perkotaan. Salah satunya, dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Sampah untuk memastikan pengelolaan sampah di kota itu lebih efektif dan berkelanjutan.

Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, menegaskan bahwa Pemkot kini meningkatkan perhatian dan upaya dalam penanganan, penanggulangan, serta pengelolaan sampah untuk mewujudkan lingkungan kota yang lebih bersih dan tertata. 

Advertisement

BACA JUGA: BRIN Dorong Pengembangan Analisis Input-Output untuk Industri Manufaktur Berkelanjutan

Alhamdulillah, Pemerintah Kota Pekalongan semakin serius untuk melakukan penanganan dan penanggulangan serta pengelolaan sampah di Kota Pekalongan. Salah satu langkah konkret yang kita lakukan adalah membentuk tim satgas penanggulangan sampah,” ujar Balgis, dilansir Liputan6.com dari laman resmi Pemkot Pekalongan www.pekalongankota.go.id, Rabu (28/1/2026). 

Pembentukan tim satgas tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan yang dirancang untuk mengatasi berbagai persoalan persampahan, mulai dari hulu hingga hilir. 

Satgas penanggulangan sampah ini melibatkan berbagai unsur, termasuk tokoh masyarakat yang dinilai memiliki kepedulian serta kapasitas dalam mendukung pengelolaan sampah di Kota Pekalongan.

“Tim satgas ini terdiri dari beberapa tokoh masyarakat. Harapannya, dengan keterlibatan berbagai pihak, program percepatan penanggulangan dan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran,”, tegasnya.

Keberadaan satgas ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar pihak dalam penanganan sampah, sehingga pengelolaan persampahan di Kota Pekalongan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mediasi Buntu, Kasus Guru Dipolisikan Ortu Murid di Tangsel Berlanjut
• 4 jam laludetik.com
thumb
PPATK: Perputaran Dana Judol di 2025 Sebesar Rp 286 T, Turun 20% dari Tahun Lalu
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Bandara Ngurah Rai Perketat Pengawasan Penumpang Antisipasi Virus Nipah
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Makna Logo Imlek Festival 2026: Harmoni Budaya Tionghoa dan Nusantara
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Gugatan CMNP ke MNC, Mantan Hakim Agung Gayus Lumbuun: Absurd, Tak Jelas, Bertentangan dengan Fakta!
• 17 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.