GenPI.co - Pengamat politik Adi Prayitno menyebut ada sejumlah indikasi munculnya isu reshuffle atau perombakan kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Isu reshuffle kabinet ini, secara mendadak muncul di publik dan menjadi perbincangan berbagai kalangan.
Adi Prayitno mengatakan indikasi tersebut, yakni ada salah satu menteri yang pergi ke Solo atau menemui Presiden ke-7 RI Jokowi Widodo.
“Ada salah satu menteri yang ke Solo (menemui Jokowi) dan tak lama, ke Kertanegara (kediaman Prabowo),” katanya dikutip dari akun Youtube miliknya, Kamis (29/1).
Indikasi kedua, yaitu terjadinya bencana di Sumatra. Dalam peristiwa itu, dia menyorot kayu gelondongan yang terseret banjir.
“Belum terdeteksi siapa pemilik kayu-kayu gelondongan gaib itu. Menteri-menteri yang mengungkap masalah itu, mendapat sorotan publik,” ujarnya.
Adi menyampaikan isu perombakan kabinet ini, yang mengetahuinya hanya para elite di lingkaran kekuasaan.
“Isu reshuffle kabinet ini, gelap gulita. Ini hak prerogatif Presiden. Siapa sih yang bisa bicara langsung ke presiden? Tentu hanya segelintir orang,” tuturnya.
Sementara itu, jawaban para elite partai politik di lingkaran kekuasaan terkait isu reshuffle, juga normatif.
“Hampir semua pernyataan partai koalisi itu normatif jawabannya. Reshuffle kabinet hak prerogatif Presiden, dan tentu Presiden punya referensi,” ucapnya. (*)
Simak video berikut ini:

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F28%2F35a9c94c6dd6399a36e2f969c88f085b-20260128TOK1.jpg)


