Harga Minyak Mentah Naik 1,3% Akibat Pasokan Seret, Konflik AS-Iran Memanas

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Harga minyak mentah naik ke level tertinggi sejak September 2024 pada Rabu (28/1), karena kekhawatiran ancaman konflik di Iran yang semakin meningkat, serta melemahnya dolar AS.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka ditutup naik 83 sen, atau 1,23 persen menjadi USD 68,40 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup lebih tinggi 82 sen, atau 1,31 persen menjadi USD 63,21 per barel.

Kedua patokan harga tersebut menuju kenaikan bulanan terbesar dalam persentase sejak Juli 2023, dengan Brent diperkirakan naik sekitar 12 persen dan WTI sekitar 10 persen.

Presiden AS Donald Trump pada Rabu mendesak Iran untuk duduk di meja perundingan dan membuat kesepakatan tentang senjata nuklir, jika tidak, maka serangan AS berikutnya akan jauh lebih buruk. Namun, Iran mengatakan bahwa jika itu terjadi, mereka akan melawan balik dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sebuah kapal induk AS dan kapal perang pendukung telah tiba di Timur Tengah, kata para pejabat AS awal pekan ini. "Pasar naik karena kekhawatiran tentang armada AS, tetapi kemudian turun karena kemungkinan perdamaian (antara Rusia dan Ukraina)," kata analis senior di Price Futures Group, Phil Flynn.

Selain itu, negosiasi trilateral antara Rusia, Ukraina, dan AS terjadwal akan dilanjutkan di Abu Dhabi pada 1 Februari, menurut kantor berita Interfax Rusia yang mengutip pernyataan Kremlin.

Pasokan Minyak Mentah

Di sisi lain, penurunan kapasitas penyimpanan yang tak terduga juga mendukung harga minyak. Badan Informasi Energi (EIA) AS mengatakan persediaan minyak mentah negara itu turun sebesar 2,3 juta barel menjadi 423,8 juta barel pada 23 Januari, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan kenaikan sebesar 1,8 juta barel.

"Laporan yang solid, dengan peningkatan moderat pada bensin dan distilat serta penurunan yang lebih besar pada minyak mentah. Ekspor minyak mentah yang kuat dan impor yang lebih rendah membantu menghasilkan penurunan minyak mentah lainnya. Laporan selanjutnya akan lebih menarik, untuk melihat dampak cuaca dingin pada data tersebut," kata analis UBS, Giovanni Staunovo.

Badai musim dingin melanda sebagian besar wilayah AS selama akhir pekan, memberikan tekanan pada infrastruktur energi dan jaringan listrik. Produsen minyak AS mulai mengoperasikan kembali sumur-sumur minyak, sebab produksi domestik diperkirakan turun sekitar 600.000 barel per hari, atau sekitar 4 persen dari total produksi.

Penurunan produksi di Kazakhstan juga turut mendorong kenaikan harga, meskipun anggota OPEC+ tersebut berharap produksi di Lapangan Tengiz dapat kembali secara bertahap dalam waktu seminggu. Namun, beberapa sumber mengatakan hal ini mungkin membutuhkan waktu lebih lama.

Dolar AS (DXY) yang melemah membuat harga minyak tetap tinggi. Dolar AS berada di dekat level terendah empat tahun terhadap beberapa mata uang lainnya, sehingga komoditas yang didenominasikan dalam dolar seperti minyak, menjadi lebih murah bagi mereka yang memegang mata uang lain.

Sementara itu, Bank Sentral AS (Federal Reserve) mempertahankan suku bunga pada Rabu, dengan alasan inflasi yang masih tinggi selain pertumbuhan ekonomi yang solid, dan memberikan sedikit indikasi dalam pernyataan kebijakan terbarunya tentang kapan suku bunga mungkin akan turun lagi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Link Live Streaming Proliga 2026: Main Sore Ini! Samator Hadapi Garuda Jaya, Ada Big Match Gresik Phonska vs Jakarta Livin Mandiri
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Banjir Jakarta, 28 Rute Layanan Transjakarta Dialihkan dan Dihentikan
• 4 jam lalugenpi.co
thumb
Jarang Dibahas, Ini 3 Gangguan Fungsi Intim yang Sering Dialami Pria
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Brooklyn Beckham Dapat Tawaran 7 Digit untuk Tulis Buku Skandal Pernikahannya dengan Nicola Peltz
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Jelang Persis vs Persib, Maung Bandung Tak Bawa Dion Markx dan Layvin Kurzawa
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.