Jarang Dibahas, Ini 3 Gangguan Fungsi Intim yang Sering Dialami Pria

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Ada berbagai masalah fungsi intim yang dapat dialami pria dan mengganggu kehidupan ranjang mereka. Beberapa masalah itu seperti disfungsi ereksi, infertilitas, kelengkungan organ intim (penyakit Peyronie), dan kondisi lainnya.

Ahli bedah urologi dari Mass General Brigham, Michael O’Leary, MD, MPH,  membagikan lima hal penting yang perlu diketahui pria tentang kondisi kesehatan seksual yang umum terjadi. Apa saja? Berikut ini kondisi kesehatan yang memengaruhi kesehatan seksual pria seperti dilansir dari situs resmi massgeneralbrigham, Kamis 29 Januari 2026.

Baca Juga :
Sebelum Terlambat, 6 Hal yang Wajib Diperhatikan Pria tentang Organ Intimnya Seiring Bertambah Usia
Mengejutkan, Ukuran Organ Intim Pria yang Besar Ternyata Bisa Menimbulkan Masalah

1. Kondisi kesehatan seksual yang paling umum pada pria adalah disfungsi ereksi.
Disfungsi ereksi (disebut juga ED atau impotensi) adalah kondisi ketika pria tidak mampu mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk berhubungan intim. Masalah ini semakin sering terjadi seiring bertambahnya usia.

Pada usia 40 tahun, sekitar 4 dari 10 pria mengalami masalah ini, dan pada usia 70 tahun, angkanya meningkat menjadi 7 dari 10 pria, menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK).

Penyakit dan kondisi yang paling sering menyebabkan masalah ini antara lain:

  • Penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit ginjal kronis, obesitas atau kelebihan berat badan, serta penyakit paru obstruktif kronis (COPD)
  • Penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti aterosklerosis, tekanan darah tinggi, dan stroke
  • Gangguan hormon, seperti testosteron rendah dan masalah tiroid
  • Kerusakan atau gangguan saraf, seperti multiple sclerosis, cedera tulang belakang, dan kerusakan akibat operasi panggul
  • Masalah pada sistem reproduksi pria, seperti pembesaran prostat dan kelengkungan penis

Menurut Dr. O’Leary, banyak pengobatan awal untuk mengatasi masalah ini berupa obat-obatan yang efektif pada sekitar 50 hingga 70 persen pria. Jika pasien tidak merespons obat, tersedia beberapa pilihan non-bedah untuk membantu terjadinya ereksi dengan meningkatkan aliran darah.

Dalam beberapa kasus, pasien memerlukan terapi yang lebih invasif. Misalnya, dokter dapat memasukkan obat melalui uretra. Uretra adalah saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh. Pada pria, uretra melewati kelenjar prostat dan penis.

Pasien yang tidak mendapatkan hasil memuaskan dari pengobatan awal juga dapat mempertimbangkan tindakan operasi, seperti pemasangan implan atau prostesis penis (organ intim buatan).

Baca Juga :
Deretan Masalah pada Organ Intim Pria yang Bisa Muncul Seiring Bertambahnya Usia
5 Fakta Tak Terduga tentang Organ Intim Pria, Nomor 3 Bikin Syok!
Terlihat Sepele, Bintik di Organ Intim Pria Bisa Jadi Masalah Serius

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Membedah Tanggung Jawab Hukum AI sebagai Subjek Hukum Mandiri
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Video: India dan UE Bersatu Tampar Trump-Xi Jinping!
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Staf Ahli Kapolri Akui Aspek Kultural Kepolisian Harus Direformasi
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Perjuangan dr. Nadia Pulih dari Stroke di Usia Muda
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tanggapi Pernyataan Noel Soal Purbaya Bakal 'Di-Noel-kan', Ketua KPK: Kita Tak Pernah Target Ini Itu
• 20 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.