Habiburokhman: Saya Bersaksi Kapolri Listyo Sigit 100% Loyal kepada Presiden Prabowo

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menepis isu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak loyal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Habiburokhman menegaskan Kapolri sangat loyal kepada Prabowo.

"Saya bersaksi Pak Kapolri Listyo Sigit 100% loyal kepada Presiden Prabowo," kata Habiburokhman, kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).

Hal itu disampaikan politikus Gerindra tersebut atas adanya tokoh politik pada tahun 2024 kemarin yang bertentangan dengan Prabowo sehingga mengisukan Kapolri tidak loyal kepada Prabowo. Menurut Habiburokhman, terdapat 2 alasan mengapa ada tokoh politik yang menuding Kapolri tidak loyak terhadap Prabowo.

"Belakangan ini ada tokoh yang saat tahun politik 2024 kemarin bertentangan dengan Pak Prabowo menghembuskan isu bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit tidak loyal kepada presiden Pak Prabowo," katanya.

Baca juga: 4 Poin Pernyataan Kapolri Tolak Polri di Bawah Kementerian

"Orang itu menyebut dua alasan, pertama soal pembentukan tim reformasi internal Polri sebelum terbentuknya tim reformasi Presiden, dan yang kedua adalah saat Kapolri menolak posisi Polri di bawah kementerian," lanjutnya.

Habiburokhman menilai justru pembentukan tim reformasi internal Polri sebelum pembentukan tim percepatan reformasi Polri merupakan bentuk loyalitas Kapolri dalam merespons keinginan Prabowo secara cepat. Menurut Habiburokhman justru hal itu untuk mempercepat reformasi Polri.

"Langkah tersebut merupakan inisiatif dalam konteks yang sangat baik dan positif," katanya.

Sementara itu terkait pernyataan Kapolri yang menolak posisi Polri di kementerian. Habiburokhman menilai pernyataan Kapolri tersebut sesuai dengan pernyataan Prabowo yang menginginkan Polri di bawah Presiden secara langsung.

"Hal tersebut sama persis dengan pernyataan Pak Prabowo yang dengan tegas dan jelas menginginkan posisi Polri yang ideal adalah di bawah Presiden langsung. Sudah sesuai dengan pernyataan Pak Prabowo 18 September 2023 yang sangat tegas, jelas dan detail menginginkan posisi Polri tdi bawah Presiden langsung," katanya.


Kapolri Tolak Polri di Bawah Kementerian

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menolak ide yang menempatkan Polri di bawah kementerian. Jenderal Sigit menilai penempatan Polri di bawah kementerian melemahkan Polri sendiri dan juga Presiden RI.

"Mohon maaf Bapak-bapak, Ibu-ibu sekalian, kami tentunya institusi Polri menolak kalau sampai ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus, karena bagi kami posisi institusi Polri seperti saat ini adalah posisi yang saat ideal. Kita bisa menjadi alat negara yang betul-betul memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Sigit.

Jenderal Sigit menilai posisi Polri seperti saat ini, yaitu langsung di bawah Presiden RI, akan sangat membantu kepala negara. Dia menyebut penempatan Polri di bawah kementerian khusus akan menimbulkan potensi 'matahari kembar'.

"Di satu sisi kita betul-betul bisa berada langsung di bawah Bapak Presiden sehingga pada saat Presiden membutuhkan kami, maka kami bisa bergerak tanpa harus ada kementerian kementerian.... Ini menimbulkan potensi 'matahari kembar' menurut saya," kata Jenderal Sigit.




(yld/tor)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Emiten Hapsoro RAJA Rancang Buyback Saham Rp250 Miliar Usai ARB 2 Kali
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Wuling Bawa Produk Baru di IIMS 2026, SUV Almaz Eksion?
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Kabar Terbaru THR Ojol, Ini Janji Bos GoTo ke Driver Gojek
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kapan Pungutan Bea Keluar Batu Bara Jadi Diterapkan? Ini Kata Purbaya
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Kursi di DPRD Sulsel Usai Rusdi Masse Gabung
• 21 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.