Ribuan Lulusan LKP Bali Dilepas, Siap Berkarier hingga Mancanegara

tvrinews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Bali

Di balik semarak acara pelepasan lulusan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) se-Provinsi Bali, tersimpan cerita tentang ketekunan, keberanian, dan harapan masa depan. Bertempat di Overseas Training Center (OTC) Bali, Gianyar, lebih dari seribu murid resmi dilepas untuk meniti karier profesional di berbagai negara, mulai dari Amerika Serikat, Jepang, Turki, hingga sejumlah negara Eropa.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni keberangkatan, melainkan cerminan nyata keberhasilan pendidikan nonformal di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing global.

Penanggung Jawab LKP OTC Bali, I Wayan Rediyasa, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil konsistensi lembaga dalam menyesuaikan kurikulum pelatihan dengan kebutuhan industri internasional. Ia menilai keberhasilan para lulusan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat citra SDM Indonesia di dunia global.

“Fokus utama kami berada di sektor perhotelan. Setiap tahun kami menyiapkan peserta didik sesuai kebutuhan industri. Tahun lalu sebanyak 3.000 lulusan berhasil diberangkatkan ke luar negeri. Tahun ini, 1.000 lulusan dilepas untuk batchpertama,”kata Rediyasa dalam keterangan tertulis, Kamis, 29 Januari 2026.

Direktur LKP OTC Denpasar, Ngakan Putu Perwita, menambahkan bahwa tingginya tingkat penyerapan kerja tidak terlepas dari sistem pendidikan yang diterapkan secara intensif. Selama satu tahun masa pendidikan, peserta didik menjalani enam bulan pembelajaran teori di kampus dan enam bulan praktik kerja atau magang langsung di industri.

Skema tersebut dinilai efektif karena banyak peserta yang langsung mendapat tawaran kerja tetap bahkan sebelum masa magang berakhir. Menurutnya, jurusan kuliner dan tata graha (housekeeping) menjadi bidang paling diminati, baik untuk penempatan di hotel berbintang maupun kapal pesiar.

“Kinerja mereka dinilai industri sebagai bentuk pelatihan terbaik. Pada 2025 saja, hampir 3.000 peserta didik menempuh pendidikan di jaringan LKP kami, dengan jumlah terbanyak berada di Denpasar,” ungkap Wakil Direktur II Politeknik OTC, Ngakan.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Ni Komang Sinta Ami, lulusan jurusan kuliner OTC Klungkung. Perempuan yang mengikuti program Diploma 2 ini dijadwalkan berangkat ke luar negeri pada Maret mendatang. Ia mengaku keputusan berpindah dari jurusan Front Office saat SMK ke bidang kuliner menjadi titik balik penting dalam hidupnya.

Melalui pelatihan intensif, baik teori maupun praktik, Sinta berhasil mengasah hobinya memasak menjadi keahlian profesional.

“Dapur itu dunia yang keras, butuh fisik dan mental kuat. Tidak boleh mudah terbawa perasaan. Prinsip saya sederhana: siap tidak siap, harus siap,”jelasnya.

Pengalaman serupa dirasakan Ni Kadek Permata Sari. Ia menilai pendidikan perhotelan di LKP tidak hanya membekali kemampuan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan pola pikir profesional.

“Sebelum ikut kursus, saya merasa banyak keterbatasan. Setelah belajar di sini, pandangan saya terhadap dunia kerja berubah. Itu yang membuat saya mantap bekerja ke Amerika Serikat,”ujar Ni Kadek.

Sementara itu, Leo, lulusan LKP Taruna Samudra, akan berangkat ke Turki pada Februari 2026 untuk bekerja di sektor perhotelan. Ia menyebut pendidikan di LKP sebagai langkah strategis untuk mewujudkan impiannya berkarier di luar negeri.

“Pelatihan yang saya dapatkan jauh lebih mendalam. Selain itu, sertifikasi dan jalur legal kerja ke luar negeri menjadi manfaat terbesar,”ucap Leo. 

Sebelumnya, ia telah memiliki pengalaman dua tahun bekerja sebagai pramusaji sebelum kembali menempuh pendidikan guna memperoleh sertifikasi internasional.

Menanggapi keberangkatan para lulusan tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menyampaikan harapan agar pengalaman internasional yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga bagi pembangunan bangsa.

“Saya berharap ilmu, wawasan, dan inovasi yang diperoleh di luar negeri kelak dapat dibawa pulang dan dipersembahkan untuk kemajuan Indonesia,” pungkasnya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PAN Usul Revisi UU Pemilu Hapus Ambang Batas Pilpres dan Pileg
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Melesat Rp 165.000, Jadi Rp 3.168.000 per Gram
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Siapakah Sosok Ayah Kandung Ressa Rizky Rossano? Sang Tante Buka Suara dan Sebut Keluarga Denada Sudah Tau
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Margot Robbie Tampil Gothic di Premier Film Wuthering Heights
• 17 menit lalubeautynesia.id
thumb
TOP 5: Pedagang Es Dapat Motor hingga Dokter Terkait Lula Lahfah Diperiksa
• 11 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.