Chicago: Harga emas spot melonjak ke rekor tertinggi di atas USD5.500 per ons pada perdagangan Kamis. Harga emas memperpanjang reli yang luar biasa karena investor berbondong-bondong membeli logam safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi. Sementara perak juga mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa
Mengutip Investing.com, Kamis, 29 Januari 2026, harga emas spot naik 2,9 persen menjadi USD5.554,76 per ons, setelah mencapai rekor tertinggi USD5.591,61 di awal perdagangan. Harga menembus angka USD5.000 untuk pertama kalinya pada perdagangan Senin lalu dan telah naik lebih dari USD500 selama empat sesi.
Lonjakan harga emas dunia ini didorong oleh ketegangan geopolitik yang berlanjut setelah Presiden AS Donald Trump mendesak Iran untuk duduk di meja perundingan dan membuat kesepakatan tentang senjata nuklir, atau serangan AS berikutnya akan jauh lebih buruk. Teheran menanggapi dengan ancaman untuk membalas serangan terhadap AS, Israel, dan mereka yang mendukungnya.
Dari segi kebijakan, Federal Reserve AS memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah, seperti yang diperkirakan. Setelah pernyataan tersebut, para pedagang meningkatkan taruhan mereka dimana The Fed akan memangkas biaya pinjaman jangka pendek pada Juni.
Ketua Fed Jerome Powell mengatakan inflasi pada Desember 2025 kemungkinan masih jauh di atas target bank sentral sebesar dua persen.
Baca juga: Makin Ngacir di Tengah Ketidakpastian Global, Harga Emas Diramal Tembus USD5.300
(Ilustrasi pergerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
Harga emas sudah naik 25% tahun ini
Emas, yang secara tradisional merupakan aset lindung nilai terhadap ketidakpastian dan inflasi, juga diuntungkan dari suku bunga rendah sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil. Logam mulia ini telah naik lebih dari 25 persen sepanjang tahun ini, setelah naik 64 persen pada 2025.
Sementara itu, harga perak spot naik 1,5 persen menjadi USD118,36 per ons yang sebelumnya mencapai rekor tertinggi USD119,34. Sedangkan harga platinum spot naik 0,1 persen menjadi USD2.697,54 per ons, setelah mencapai rekor USD2.918,80 pada Senin lalu, sementara paladium naik 0,5 persen menjadi USD2.091,15 per ons.


