Samsung Janjikan Layar Anti-Pengintip di Galaxy S26 Series

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Samsung menyiapkan fitur privasi baru di Galaxy S26 Series yang menyasar masalah klasik pengguna handphone (HP) di ruang publik. Perusahaan menjanjikan teknologi layar anti-pengintip yang membatasi sudut pandang layar, sehingga informasi sensitif tetap aman dari orang di sekitar.

Samsung menilai smartphone kini menjadi ruang paling personal, tetapi sering digunakan di tempat yang minim privasi. Pengguna membaca pesan, membuka aplikasi keuangan, hingga memasukkan kata sandi di transportasi umum, lift, atau antrean publik. Kondisi ini membuat risiko pengintaian layar semakin tinggi, seiring HP menyimpan data yang semakin personal.

Fitur baru ini bekerja sebagai lapisan privasi tambahan yang dapat diaktifkan sesuai kebutuhan. Pengguna bisa menentukan aplikasi tertentu yang otomatis terlindungi, atau mengaktifkan perlindungan saat memasukkan informasi akses seperti PIN dan kata sandi. Samsung menyediakan beberapa tingkat pengaturan visibilitas, sehingga pengguna dapat menyesuaikan seberapa jauh layar masih bisa terlihat oleh orang lain.

Samsung memungkinkan perlindungan hanya pada bagian tertentu, misalnya, notifikasi pop-up yang kerap muncul tiba-tiba di layar. Pendekatan ini memberi kontrol penuh kepada pengguna, karena sistem tidak bersifat menyeluruh dan bisa dimatikan kapan saja.

“Jadi, siapa saja bisa mengetik pesan atau kata sandi di mana saja tanpa khawatir terbaca orang lain, bahkan saat berada di transportasi umum,” tulis Samsung dalam pernyataan resmi, Kamis (29/1).

Pengembangan fitur ini diklaim memakan waktu lebih dari lima tahun, dengan mempelajari pola penggunaan ponsel, jenis informasi yang dianggap pribadi, serta cara menghadirkan keamanan tanpa mengganggu kenyamanan harian. Hasilnya adalah kombinasi perangkat keras dan peranti lunak yang dikalibrasi untuk bekerja di level piksel.

Teknologi layar anti-pengintip ini melengkapi sistem keamanan Galaxy yang sudah ada. Samsung Knox selama lebih dari satu dekade menjadi fondasi perlindungan perangkat Galaxy, mulai dari Knox Vault sebagai keamanan berbasis hardware hingga Knox Matrix untuk perlindungan ekosistem. Fitur baru ini memperluas pendekatan tersebut dari sisi keamanan ke ranah privasi visual.

Samsung menyebut fitur ini sebagai privasi yang bisa dilihat secara langsung dan keamanan yang bisa dirasakan dalam penggunaan sehari-hari. Meski belum menyebut tanggal rilis resmi, Samsung memastikan teknologi ini akan hadir di lini Galaxy generasi berikutnya, kemungkinan Samsung Galaxy S26 Series.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Terapkan KUHP Baru, Polisi Tak Tahan Pasutri Perokok yang Aniaya Pemotor di Palmerah
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Pesawat Kecil Hilang di Kolombia yang Mengangkut 15 Penumpang
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Della Puspita Ungkap Alasan Kasih Kesempatan Kedua untuk Arman Wosi
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Pangan Hari Ini 29 Januari: Harga Beras dan Cabai Kompak Turun
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Hujan Intentitas Tinggi, 7 Kecamatan di Kota Bekasi Terendam Banjir
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.