Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan pesan penting kepada seluruh pendukung Garuda terkait perjalanan panjang menuju Piala Dunia 2030. Ia menegaskan bahwa target besar tersebut tidak bisa diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses dan kebersamaan.
Herdman menyadari besarnya harapan publik terhadap Timnas Indonesia. Namun, ia menilai bahwa dukungan yang konsisten dan kesabaran menjadi kunci utama dalam membangun tim yang kuat dan kompetitif.
Menurut pelatih asal Inggris itu, perjalanan Timnas Indonesia harus dilihat sebagai sebuah proses jangka panjang. Setiap langkah yang diambil saat ini diyakini akan berpengaruh besar pada masa depan sepak bola nasional.
Ia menekankan bahwa pencapaian menuju Piala Dunia 2030 bukan hanya tanggung jawab pelatih dan pemain. Peran suporter disebut sangat krusial dalam menjaga semangat dan kepercayaan diri tim.
Herdman pun mengajak seluruh pendukung untuk tetap berada di belakang Timnas Indonesia dalam segala kondisi. Baik saat tim meraih hasil positif maupun ketika menghadapi situasi sulit di lapangan.
"Saya pikir pesan untuk para pendukung adalah, ini adalah sebuah perjalanan yang akan kita jalani bersama. Ada tujuan utama, yang jika kita lihat dalam jangka panjang, yaitu lolos ke [Piala Dunia] 2030," ucap Herdman dikutip dari laman Instagram Bali United, Kamis (29/1/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa visi besar Timnas Indonesia tidak berdiri sendiri. Semua elemen di dalam dan di luar lapangan memiliki peran yang saling berkaitan.
Herdman menilai bahwa setiap individu memiliki kontribusi masing-masing dalam membangun kekuatan Timnas Indonesia. Tidak ada peran yang lebih kecil atau lebih besar dalam perjuangan ini.
Ia juga menyoroti pentingnya hubungan emosional antara tim dan pendukung. Menurutnya, dukungan moral dari tribun dapat memberikan dampak besar bagi performa pemain.
"Dan kita semua adalah bagian dari sebuah cerita yang bisa menjadi luar biasa bagi negara ini, dan kita semua bisa berkontribusi dengan cara masing-masing," kata Herdman.
"Entah itu saya yang memilih tim dan mendukung para pemain di ruang ganti, hingga Anda yang mendukung kami di tribun, selalu ada dalam suka dan duka. Saya pikir itulah yang dilakukan basis suporter, dan ini adalah waktu yang luar biasa," sambungnya.



