Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Indonesia resmi menggandeng World Economic Forum (WEF) dalam melaksanakan forum Ocean Impact Summit (OIS) 2026 yang akan digelar di Bali pada 8–9 Juni 2026 mendatang. Forum ini akan menjadi ajang internasional pertama yang mempertemukan pemangku kepentingan global di sektor kelautan dan perikanan.
Keterlibatan WEF diharapkan dapat mendorong pengembangan industri kelautan dan perikanan yang inovatif, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai hub ekonomi kelautan global.
Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Doni Ismanto Darwin mengatakan OIS dirancang sebagai forum aksi (delivery forum) yang menghasilkan kolaborasi konkret dan program strategis.
“Kita itu ingin OIS itu sebagai delivery forum nantinya karena ini event internasional yang dihadiri banyak perwakilan negara maupun pimpinan organisasi dunia. Persiapan sudah kami mulai, dan event ini salah satu momen penting untuk pengembangan potensi kelautan dan perikanan kita secara inovatif, berkelanjutan sesuai prinsip ekonomi biru,” kata Doni, dikutip dari siaran persnya, Kamis, 29 Januari 2026.
Selain menggandeng WEF, pelaksanaan OIS 2026 juga didukung oleh Ocean X, organisasi nirlaba global yang fokus pada inovasi teknologi kelautan untuk keberlanjutan.
Melalui forum tersebut, diharapkan lahir inovasi-inovasi pemanfaatan sumber daya laut berkelanjutan sesuai prinsip ekonomi biru di Indonesia guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan dengan tetap menjaga kesehatan ekosistem laut.
Editor: Redaksi TVRINews




