Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar di sekolah darurat gabungan PAUD, SD dan SMP di Balai Desa Agusen, Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis (29/1).
Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, Salid mengatakan sistem belajar mengajar di Kabupaten Gayo Lues sudah normal kembali sejak tanggal 5 Januari 2026, daerah-daerah yang terimbas bencana dan sekolah yang mengalami kerusakan akan menggunakan tenda darurat sebagai sekolah darurat.
Salid juga mengatakan sistem belajar saat ini tidak bisa seperti normal, akan tetapi akan lebih banyak bermain kemudian belajar untuk trauma healing mereka.
“Sistem belajar mengajar tetap seperti sekolah regular yang kita laksanakan selama ini tetapi, mungkin kita tidak bisa memaksa di awal ini proses belajar mengajar sama seperti keadaan normal, tetapi nanti mungkin akan lebih banyak bermain kemudian belajar sekalian seperti trauma healing juga. Kegiatan belajar mengajar mungkin akan dipersingkat karena dalam keadaan darurat,” Jelasnya.
Selain itu, Salid akan berkoordinasi dengan Bupati dan BPBD untuk memfasilitasi seragam sekolah kemudian, seragam guru dan alat tulis anak-anak.
“Kami juga berkoordinasi dengan Bapak Bupati melalui Kalak BPBD, ini akan difasilitasi seragam sekolah kemudian, seragam guru dan alat tulis anak-anak. Mungkin dalam waktu dekat, hari pertama akan dibagikan dan akan kita pastikan bahwa anak-anak ini tidak memiliki seragam sekolah dan alat sekolah,” Tambahnya.



