Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Malaysia melalui Kementerian Transportasi tengah menggodok skema insentif sebesar RM4.000 (sekitar Rp 17 juta) bagi pemilik kendaraan yang bersedia memensiunkan mobil mereka yang telah berusia lebih dari 20 tahun.
Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke mengatakan bahwa ini merupakan Program Hibah Pendampingan baru untuk membantu warga Malaysia mengganti kendaraan lama mereka.
Inisiatif ini diharapkan dapat menguntungkan sekitar 5.000 pemilik kendaraan.
"Dalam program ini, setiap penerima yang memenuhi syarat akan menerima hibah pendamping hingga RM2.000," kata Loke dalam pidatonya pada acara peluncuran seperti dikutip Malay Mail, Kamis (29/1).
Loke mengatakan skema ini memiliki dua tujuan utama, yakni mengurangi jumlah kendaraan tua dan tidak aktif di jalan untuk mengurangi kemacetan, dan meningkatkan keselamatan jalan, karena mobil-mobil tua seringkali kekurangan fitur keselamatan modern.
"Seiring dengan terus bertambahnya jumlah kendaraan, tantangan kita adalah memastikan bahwa setiap kali kendaraan baru masuk ke sistem, kendaraan tua dikeluarkan dari jalan," katanya, seraya mencatat bahwa rekor 820.000 kendaraan baru terjual tahun lalu.
Ia mengklarifikasi bahwa inisiatif ini terutama ditujukan untuk membantu pemilik mobil yang sudah lama tidak digunakan atau mobil dengan nilai jual rendah.
"Jika sebagian orang merasa mobil mereka memiliki nilai lebih di pasar mobil bekas, itu tidak masalah, tetapi kami bertujuan untuk membantu pemilik mobil yang sudah lama terparkir di pinggir jalan," paparnya.
Untuk memastikan transparansi, kendaraan yang diserahkan harus didaftarkan ulang melalui sistem e-DeREG online Departemen Perhubungan Darat (JPJ).
Kendaraan tersebut kemudian akan dihancurkan di Fasilitas Pengolahan Otomotif Resmi (AATF) yang berlisensi sesuai dengan standar lingkungan, untuk mencegahnya kembali ke jalan secara ilegal.
Kebutuhan akan program semacam ini digarisbawahi oleh data JPJ, yang menunjukkan bahwa pada Desember 2025, Malaysia memiliki hampir 19,7 juta mobil terdaftar, dengan lebih dari empat juta tercatat memiliki pajak jalan yang tidak aktif selama tiga tahun atau lebih.
Untuk rincian lebih lanjut tentang kelayakan dan prosedur aplikasi akan segera diumumkan.
(hsy/hsy)


