JAKARTA – Platform transportasi berbasis aplikasi, inDrive, secara resmi memperkenalkan layanan baru di luar sektor mobilitas: inDrive Ads, sebuah platform periklanan digital yang diintegrasikan langsung ke dalam aplikasi. Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mendiversifikasi sumber pendapatan dan membangun ekosistem yang lebih berkelanjutan.
Platform iklan ini telah beroperasi di 20 negara dengan jangkauan ke mayoritas pengguna aktif bulanan inDrive. Sepanjang tahun 2026, inDrive menargetkan ekspansi layanan ini ke seluruh negara tempat mereka beroperasi.
Dukungan untuk Ekosistem dan Program Sosial
Communication Manager inDrive, Wahyu Ramadhan, menyatakan bahwa inDrive Ads dirancang untuk menciptakan ekosistem bisnis yang sehat dalam jangka panjang.
“Selain untuk kebutuhan komersial, sebagian ruang iklan juga akan dialokasikan untuk program sosial dan inisiatif komunitas internal inDrive, sehingga pesan-pesan positif dapat tersampaikan dengan biaya yang lebih efisien,” jelasnya.
Respons Pasar dan Ruang Kolaborasi Baru
Respons awal pasar dinilai positif, dengan permintaan dari pengiklan dilaporkan tumbuh dua kali lipat setiap bulannya. Beberapa sektor yang menunjukkan minat tinggi antara lain e-commerce, fashion, ritel, perbankan, dan layanan keuangan.
Platform ini juga berperan sebagai jembatan antara penyedia layanan keuangan (fintech) dan pengguna. Di Kolombia, kerja sama dengan fintech Monet telah menyalurkan lebih dari 1.200 pinjaman tunai melalui aplikasi inDrive. Pola serupa juga diterapkan di Filipina dan Meksiko dengan hasil yang signifikan.
Format dan Penempatan Iklan
Iklan akan muncul dalam format banner multi-dimensi dengan grafis dan animasi, yang ditampilkan di berbagai halaman strategis dalam aplikasi, seperti halaman beranda, proses pemesanan, dan setelah perjalanan selesai. Sistem pengukuran performa yang transparan memungkinkan pengiklan memantau efektivitas kampanye secara real-time.
Strategi Jangka Panjang dan Prinsip Keadilan
Founder & CEO inDrive, Arsen Tomsky, menekankan bahwa diversifikasi ke lini ber-margin tinggi seperti periklanan merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan layanan.
“Langkah ini memberikan fleksibilitas lebih besar bagi kami untuk terus menyediakan layanan yang terjangkau dalam skala luas,” ungkap Tomsky.
Chief Growth Business Officer inDrive, Andries Smit, menambahkan bahwa prinsip keadilan dan kesetaraan akses tetap menjadi fondasi dalam pengembangan produk ini.
“Kami ingin menciptakan lebih banyak peluang bagi masyarakat dan merek untuk berpartisipasi secara setara, sesuai dengan prinsip yang selama ini membedakan platform kami,” tutur Smit.
Dengan lebih dari 8 miliar transaksi yang telah difasilitasi dan operasi di 48 negara, inDrive terus bertransformasi menuju SuperApp yang mengedepankan nilai keadilan, peluang, dan pemenuhan kebutuhan riil masyarakat.


