Banjir di Jalan Letjen Suprapto Surut, Lalu Lintas Kembali Normal

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat sudah surut, Kamis (29/1/2026).

Berdasarkan pemantauan Kompas.com di lokasi, genangan banjir yang tersisa sekitar 20 sentimeter (cm) terus menurun.

Hingga pukul 12.30 WIB, banjir sudah surut total.

Jalur lambat kembali bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua dan roda empat yang akan menuju ke Jalan Cempaka Putih Tengah maupun Jalan Cempaka Putih Timur.

Baca juga: Banjir di Jalan Letjen Suprapto Ditargetkan Surut Siang Ini

Kendaraan melaju lancar tanpa ada hambatan.

Di jalur cepat Jalan Letjen Suprapto pun lalu lintas terpantau ramai lancar menuju arah Senen.

Sebagai informasi, banjir sebelumnya menggenangi depan RS Siloam, depan restoran Sate Maranggi Hj Yetty hingga ke depan Kantor BPJS Kesehatan.

Hingga pukul 10.00 WIB, tinggi genangan masih sekitar 30-40 sentimeter (cm).

Penyebab Banjir

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, mengatakan, penyebab banjir di Jalan Letjen Suprapto karena hujan deras sejak Rabu (28/1/2026) malam.

Selain itu, kondisi jalan Letjen Suprapto memiliki kontur lebih rendah daripada wilayah sekitarnya.

"Jalan Suprapto ujung ini memang salah satu jalan yang rendah ya, konturnya ini lebih rendah. Sehingga setiap kali hujannya deras, ini seringkali tergenang ya," ungkapnya usai meninjau titik banjir.

"Kita selalu memaksimalkan penggunaan pompa-pompa, baik pompa yang stasioner maupun pompa yang sifatnya mobile, pompa apung dan lain sebagainya," lanjut Arifin.

Baca juga: Jalan Letjen Suprapto Cempaka Putih Banjir 40 Cm, Kendaraan Melintas di Jalur Cepat

Ia menargetkan, banjir di jalur lambat ruas Jalan Letjen Suprapto bisa surut sebelum pukul 12.00 WIB.

Pada Kamis pagi, 11 mobil tangki pertamanan diterjunkan di Jalan Letjen Suprapto untuk membantu menyedot air banjir.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Air yang sudah disedot akan dimanfaatkan untuk penyiraman taman.

"Ya, mudah-mudahan ini bisa lebih cepat surut ya, dan bisa mudah-mudahan cuaca terang ya. Sekarang sudah terlihat sudah agak terang ya, mudah-mudahan bisa kita tangani dengan cepat," tambah Arifin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Respons Thomas Djiwandono Soal Peran BI Pro-growth atau Stabilitas
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Sinopsis CINTA SEDALAM RINDU SCTV Episode 213, Hari Ini Kamis 29 JANUARI 2026: Kedekatan Aluna dan Galaxy Kian Terasa
• 32 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Jelang HPN 2026, Tiga Pengurus PWI Kab. Bogor Ikuti Retret Kemenhan 
• 20 jam lalurealita.co
thumb
UMI Ditetapkan Sebagai Universitas Pengelola Program Beasiswa KNB Scholarship, Satu-satunya PTS di Indonesia Timur
• 19 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.