Grid.ID - Tangis Ressa pecah di program Curhat Bang yang dipandu Denny Sumargo setelah ia menceritakan luka batinnya sebagai anak yang dibesarkan jauh dari sosok yang selama ini disebut sebagai ibunya. Kisah asal-usulnya kini menjadi sorotan luas di media sosial dan publik.
Ressa yang kini berusia dua puluh empat tahun mengaku bingung ketika mengetahui kebenaran soal masa lalunya. Ia sempat diam menyendiri selama sebulan setelah menyadari fakta yang mengejutkan tentang identitas keluarganya.
Ratih Puspita Dewi, yang merawat Ressa sejak bayi, mengungkapkan bahwa Ressa datang ketika usianya belum sepuluh hari. Ia menyebut peristiwa itu terjadi dengan situasi yang panjang dan penuh misteri sejak awal.
“Ini bukan tentang benci, tapi aku ingin tahu kebenaran soal asal-usulku,” ujar Ressa dikutip dalam tayangan Youtube Denny Sumargo, Senin (26/01/2026).
Ronald Armada, yang juga terlibat sebagai perwakilan keluarga, menjelaskan bahwa konflik ini bermula dari pencarian identitas Ressa sendiri. Ia mengatakan bahwa informasi yang selama ini beredar tidak sepenuhnya mencerminkan fakta yang sebenarnya.
Menurut Ronald, banyak kesalahpahaman terkait hubungan keluarga Ressa dengan sosok Denada yang tersebar di publik. Ia berusaha menjelaskan garis keluarga yang sempat rancu agar cerita ini bisa dipahami secara runtut oleh penonton.
Ronald menjelaskan detail tentang mobil yang sempat dijanjikan kepada Ressa saat masa SMA yang kemudian memicu konflik lebih lanjut dalam keluarga besar. Menurutnya, sebenarnya mobil itu bukan hadiah satu kali, melainkan pembelian yang kemudian dibayar secara mencicil oleh Ratih.
“Ibu Ratih sendiri yang membayar cicilan mobil itu selama lima tahun,” kata Ronald.
Ressa pun sempat merasa dikhianati karena janji yang ia sangka hadiah ternyata berbeda dengan realitasnya. Hal ini semakin memperumit emosinya saat ia mencoba memahami hubungan dengan Denada.
Denny Sumargo kemudian menanyakan bagaimana Ressa mengalami tekanan sosial setelah mengetahui kebenaran itu. Ressa mengaku sempat mendengar gurauan dari teman sekolah yang membuatnya semakin bingung dan terluka.
Ressa bercerita bahwa satu bulan setelah mengetahui kebenaran itu, ia hanya bisa merenung sendiri tanpa ingin berbicara siapa pun. Ia menggambarkan perasaan campur aduk antara ingin tahu dan merasa terabaikan.
Saat ditanya soal harapannya setelah mengungkap cerita ini, Ressa hanya mengatakan ia ingin kejujuran dan kedekatan yang sesungguhnya. Ia menyampaikan keinginannya untuk bisa memiliki hubungan yang jelas dengan keluarga biologisnya.
Ratih Puspita Dewi mengungkapkan bahwa sejak kecil, Ressa tidak pernah kekurangan kasih sayang meski bukan dari ibu kandungnya. Ia menyebut hubungan mereka tidak kurang apa pun dalam hal perhatian dan cinta.
Namun, Ratih juga mengatakan bahwa tidak pernah ada komunikasi yang baik antara dirinya dengan Denada selama belasan tahun membesarkan Ressa. Hal itulah yang membuat Ratih merasa sedih karena tidak ada upaya kontak langsung satu pun.
Ronald menekankan bahwa keberadaan konflik ini bukan karena niat buruk atau ingin membuka aib, tetapi karena kejujuran dan keadilan bagi Ressa sebagai individu yang kini dewasa. Ia berharap masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan tanpa perlu berlarut dalam kebencian.
Kisah ini kini menjadi perhatian netizen luas dan memicu berbagai spekulasi di media sosial. Banyak yang merasa terharu sekaligus tertarik melihat bagaimana kisah masa lalu seorang anak berubah menjadi pembicaraan publik.
Dengan tirai emosi yang terbuka di hadapan Denny Sumargo, kisah Ressa kini menjadi sorotan yang lebih dari sekadar konflik keluarga biasa. Masyarakat menantikan respons dari pihak lain yang disebutkan dalam cerita untuk melengkapi keseluruhan fakta yang selama ini masih abu-abu. (*)
Artikel Asli



:strip_icc()/kly-media-production/medias/3228798/original/078860800_1599213018-20200904-Memanfaatkan-Wi-Fi-Gratis-untuk-Pembelajaran-Jarak-Jauh-IMAM-1.jpg)